Herpes genital berulang adalah infeksi menular seksual (IMS) yang dapat menyebabkan luka kecil dan menyakitkan di area genital. Gejalanya kemungkinan termasuk demam, gatal, terbakar dan kesulitan kencing. Akan tetapi banyak orang dengan penyakit ini tidak menyadarinya saat telah terinfeksi virus, karena hanya memiliki gejala yang ringan dan jarang atau tidak ada gejala sama sekali. Pada wanita, wabah herpes juga dapat disalahartikan sebagai kondisi vaginitis, infeksi saluran kemih (ISK) atau bahkan wasir.

Herpes Genital Berulang Adalah

Herpes genital berulang adalah IMS yang umum dan disebabkan oleh Herpes Simpleks Virus (HSV). Ada 2 bentuk HSV yaitu tipe 1 dan tipe 2. HSV-1 lebih sering terjadi di sekitar mulut, akan tetapi juga bisa terjadi pada alat kelamin. HSV-2 terjadi terutama di dalam dan di sekitar area genital. Sebagian orang memiliki HSV-2 dan sebagiannya lagi kemungkinan terinfeksi dan tidak menyadarinya saat memiliki HSV-2.
 
Gejala pertama dapat muncul beberapa minggu hingga bertahun-tahun kemudian jika ada. Tidak ada pengobatan untuk herpes genital berulang, akan tetapi pengobatan dapat membantu mengelola dan mengurangi keparahan gejala dan juga dapat mengurangi frekuensi kekambuhan dan mengurangi risiko penyebaran atau penularan.
 
Pada kebanyakan orang merasa cemas mengenai herpes, akan tetapi sangat penting untuk diingat ini hanya mempengaruhi kulit untuk jangka waktu yang relatif singkat dan pada kebanyakan orang hanya memiliki beberapa kekambuhan. Pada wanita hamil dengan herpes genital berulang harus mengkonsultasikannya dengan dokter. Karena infeksi dapat ditularkan ke bayi selama persalinan yang mengarah pada penyakit yang serius.

Penyebab Umum Penyakit Herpes Genital


Herpes Simpleks Virus (HSV) biasanya menyebar atau menular melalui kontak dengan lepuhan. Namun orang dengan herpes genital dapat menularkan virus dari area genital dan menginfeksi orang lain bahkan tanpa adanya lepuhan. Luka di mulut merupakan sumber infeksi genital yang berpotensi selama kontak mulut ke kelamin (seks oral).

Infeksi bayi dapat terjadi selama persalinan pervaginam jika seorang ibu tersebut menderita herpes genital teritama jika kondisi tersebut adalah paparan pertama. Bayi yang terinfeksi dengan cara ini bisa menjadi sakit yang parah. Sebelumnya harus diketahui terlebih dahulu mengenai riwayat infeksi herpes genital ini, sehingga risiko komplikasi dapat diminimalisir.

Baca Juga : Simak Penyakit Herpes Genital Pada Wanita

 

Beberapa Gejala Herpes Genital Berulang

Pada kebanyakan orang yang menderita herpes genital berulang kemungkinan tidak menyadari saat terinfeksi, karena kemungkinan tidak memiliki gejala apapun. Gejala pertama dapat menyebabkan rasa sakit yang cukup besar. Gejala lainnya dapat meliputi:
 
• Gejalanya mirip dengan flu seperti merasa tidak enak badan, sakit kepala dan nyeri di punggung dan kaki dengan atau tanpa kelenjar yang membesar di selangkangan.
• Lepuhan kecil di sekitar alat kelamin, ini pecah dan membentuk ulkus yang dangkal dan menyakitkan yang berkeropeng.
• Retakan kecil pada kulit dengan atau tanpa rasa gatal dan kesemutan.
• Kemerahan atau ruam yang berbeda.
• Beberapa orang juga memiliki rasa sakit dan pembengkakan yang cukup besar di area genital dan karena kemungkinan memiliki rasa sakit tambahan dan kesulitan kencing.

Bagaimana Herpes Genital Didiagnosis?


Jika menderita herpes, dokter merekomendasikan swab dari area yang terkena untuk mengkonfirmasi diagnosis. Dokter juga akan melakukan tes atau pengujian darah untuk membantu mendiagosis. Konsultasikan kondisi herpes ini pada dokter. Herpes didiagnosis dnegan mengambil sampel dari area yang terinfeksi.

Virus herpes biasanya akan tumbuh dari luka yang pecah. Tes atau pengujian ini untuk mengidentifikasi strain (tipe 1 atau tipe 2) dari virus herpes. Tes atau pengujian darah juga dapat membantu mendiagnosis dalam beberapa kasus, akan tetapi hasilnya kemungkinan sulit untuk diketahui dengan tes atau pengujian darah ini.

Pengobatan Aman Dan Nyaman Untuk Herpes Genital


Tidak ada pengobatan untuk menyembuhkan tubuh dari virus herpes. Pengobatan ditujukan untuk meredakan gejala, mengurangi frekuensi kekambuhan dan mengurangi penularan. Gejalanya dapat ditingkatkan dengan:

• Cairan asin untuk berendam.
• Dengan air dingin (es) ke area yang terkena.
• Pengobatan pereda nyeri.
• Pengobatan antivirus.

Pengobatan-pengobatan ini dapat mengurangi keparahan dari suatu kondisi yang ditangani sejak dini (awal). Pengobatan antivirus topikal yang biasanya digunakan untuk luka di bibir atau di wajah tidak sesuai untuk digunakan pada alat kelamin. Untuk lebih jelas hubungi kami Klinik Utama Gracia di nomor 081336361555 atau layanan dibawah ini.

Baca Juga : Jika Tidak Ditangani Herpes Genital Bahaya Tidak

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.