Sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh jenis bakteri. Cara pencegahan sifilis dengan menghindari kontak dengan jaringan yang terinfeksi dan cairan tubuh seseorang yang menderita penyakit tersebut. Namun sebagian besar penularan sifilis berasal dari orang-orang yang tidak memiliki luka atau ruam yang terlihat dan yang tidak mengetahui saat terinfeksi. Sifilis dibagi menjadi beberapa tahapan, sifilis yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan serius pada pria dan wanita.

Kenali Sifilis Yang Menyerang Tubuh

Sifilis yang tidak segera diobati dapat menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh manusia termasuk mata, otak, jantung, hati dan sistem saraf, akan tetapi ini dapat dicegah dengan pengobatan sejak dini atau segera mencari cara pencegahan sifilis dengan tepat. Selain itu, lakukan pemeriksaan panggul (pelvic) secara teratur terutama pada wanita.

Penyebab Sifilis Secara Umum


Bakteri penyebab sifilis yaitu Treponema Pallidum (T. Pallidum), biasanya memasuki tubuh melalui jaringan yang melapisi tenggorokan, hidung, dubur dan vagina. Bakteri sifilis juga dapat ditularkan melalui kontak dengan penis atau vulva. Seseorang dengan sifilis yang memiliki luka atau ruam dapat menularkan infeksi pada orang lain. Wanita hamil yang terinfeksi juga dapat menularkan sifilis ke bayinya. Beberapa hal meningkatkan peluang terkena sifilis, kemungkinan termasuk :

• Berhubungan seksual tanpa kondom (seperti tidak menggunakan kondom atau tidak menggunakannya dengan benar), risiko ini tinggi diantara pria yang berhubungan seksual dengan pria lain.
• Memiliki lebih dari 1 pasangan seksual dan tinggal di area dimana sifilis sangat umum terjadi.
• Memiliki pasangan seksual yang menderita sifilis.
• Berhubungan seksual dengan pasangan yang memiliki banyak pasangan seksual.
• Perdagangan seksual untuk obat-obatan terlarang atau untuk uang.
• Mengidap HIV.

Baca Juga : Salah Satu Penyebab Penyakit Sipilis Secara Umum

Tanda Dan Gejala Sifilis Yang Mengancam Jiwa

Adanya gejala sifilis terkadang sama dengan gejala infeksi lainnya. Ini dapat menyebabkan seseorang dengan infeksi menunda pengobatan atau tidak melakukan cara pencegahan sifilis dengan benar. Itu bisa mempersulit dokter untuk mengetahui jika Anda menderita sifilis. Ke 4 tahapan sifilis memiliki gejala yang berbeda, seperti :

• Tahap Primer

Salah satu tanda pertama adalah luka terbuka tanpa rasa sakit yang disbeut chancre. Karena sifilis biasnaya menyebar ketika orang melakukan kontak seksual, chancres sering ditemukan di mulut, di anus atau di area genital. Selain itu juga dapat ditemukan dimanapun bakteri memasuki tubuh.

• Tahap Sekunder

Ruam kulit dan gejala lainnya dapat muncul 2 minggu hingga 12 minggu setelah seseorang terinfeksi. pada tahap ini sangat mudah dalam menyebarkan infeksi melalui kontak dengan mulut, anus, alat kelamin atau area manapun yang memiliki ruam kulit.

• Tahap Laten

Setelah ruam sembuh, seseorang kemungkinan mengalami menstruasi tanpa gejala. Meski gejalanya hilang, bakteri penyebab sifilis masih ada di tubuh dan mulai merusak organ dalam. Tahap ini kemungkinan sesingkat 1 tahun atau 5 tahun hingga 20 tahun. Seringkali, seorang wanita dengan sifilis tahap laten tidak mengetahui saat memiliki infeksi sampai melahirkan anak dengan sifilis.

• Tahap Tersier

Jika sifilis tidak diobati pada tahap awal, ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius lainnya. Ini dapat termasuk kebutaan, masalah dengan sistem saraf dan jantung serta gangguan mental itu juga bisa menyebabkan kematian.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Sifilis Pada Remaja?


Jika memiliki luka, benjolan, ruam atau kutil di sekitar area genital atau anal atau jika terpapar infeksi menular seksual (IMS) segera lakukan konsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan akan menanyakan gejala dan riwayat seksual. Kemungkinan akan melakukan tes atau pengujian darah untuk memeriksa infeksi. Karena luka terbuka akibar sifilis membuat infeksi HIV lebih mungkin terjadi dan kemungkinan juga dilakukan tes atau pengujian untuk HIV. Untuk mencegah bayi terkena sifilis dokter akan merekomendasikan semua wanita hamil melakukan tes atau pengujian darah mengenai sifilis.

Cara Pencegahan Sifilis Yang Ampuh


Sifilis diobati dengan obat-obatan melalui intravena ke dalam otot di sekitar bokong. Tahap awal infeksi hanya membutuhkan 1 dosis antibiotik akan tetapi tahap selanjutnya akan membutuhkan 3 dosis setiap minggu nya. Jika sedang hamil segera konsultasikan dengan dokter agar dilakukan pengobatan yang aman dan lakukan cara pencegahan sifilis dengan tepat. Sifilis harus dilakukan pengobatan dan dilakukan cara pencegahan sifilis nya jika Anda sedang hamil, karena jika tidak diobati ada risiko keguguran, lahir mati dan cacat lahir jika bayinya selamat. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah sifilis atau cara pencegahan sifilis dapat meliputi :

• Menjauhkan diri dari seksual.
• Setia terhadap 1 pasangan yang tidak terinfeksi, begitupun pasangan Anda.
• Hindari penggunaan alkohol yang berlebih dan obat-obatan terlarang.
• Gunakan kondom dengan benar.
• Mengetahui kontrol kelahiran.
• Konsultasikan dengan dokter bersama dengan pasangan seksual Anda.

Untuk perawatan dan cara pencegahan sifilis lebih lanjut bisa Anda lakukan di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik yang menangani penanganan sifilis, segera hubungi kami di nomor 081336361555 atau dengan menggunakan layanan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Beberapa Bahaya Sipilis yang Perlu Diketahui


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.