Penyakit kelamin di pria sering menimbulkan gejala umum, seperti munculnya benjolan atau ruam pada organ kelamin. Selain itu, organ kelamin pria juga akan merasakan gatal dan nyeri saat buang air kecil. Penyakit ini sulit untuk dideteksi dengan kasat mata sehingga kemunculannya sering tidak disadari. Salah satu cara untuk mengetahui dengan pasti adalah dengan melakukan pemeriksaan laboratorium oleh dokter ahli.

Pengertian penyakit kelamin sendiri merupakan infeksi menular yang terjadi akibat penularan virus melalui aktivitas seksual. Infeksi ini bisa ditularkan dengan segala jenis hubungan seksual, seperti oral, anal, maupun vaginal. Cara penyembuhan terhadap infeksi penyebab penyakit kelamin bisa dengan pemberian antibiotik. Antibiotik diberikan berdasarkan anjuran dokter ahli setelah melakukan pemeriksaan secara medis.

Apa Penyebab Pria Menderita Penyakit Kelamin?


Penyebab penyakit kelamin dapat beragam, namun yang paling utama diakibatkan oleh bakteri. Bakteri adalah suatu organisme terkecil yang hanya dapat dilihat melalui pemeriksaan mikroskop. Pada umumnya, bakteri akan menyerang sel-sel tubuh sehingga menyebabkan hilangnya fungsi dan muncul gejala dari penyakit kelamin. Penyakit kelamin di pria disebabkan oleh berbagai hal, antara lain:

• Penyakit kelamin disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme, seperti bakteri, virus, dan parasit.

• Infeksi virus lain, seperti human papillomavirus (HPV), human immunodeficiency virus (HIV), dan virus herpes simplex ( HSV).

• Trichomonas, merupakan infeksi menular seksual akibat parasit dan menular melalui aktivitas seksual.

• Infeksi dari bakteri penyebab penyakit kelamin di pria, termasuk klamidia, gonore, dan sipilis.

• Adanya kontak langsung secara seksual dengan orang yang terinfeksi virus Zika. Virus ini biasanya disebabkan oleh gigitan nyamuk vector.

Terdapat tiga jenis penyakit kelamin yang sering menyerang kaum pria. Penyakit kelamin di pria ini disebabkan oleh bakteri berbahaya. Beberapa jenis bakteri yang menyebabkan penyakit kelamin di pria, antara lain:

• Chlamydia trachomatis

Bakteri jenis ini akan mengakibatkan penyakit kelamin, yaitu klamidia. Pada umumnya, klamidia tidak menimbulkan gejala yang khas ataupun terlihat sehingga menyebabkan penderitanya tidak mengetahui jika sudah terinfeksi. Klamidia tidak hanya menyerang organ kelamin, namun juga bisa menginfeksi mata dan menyebabkan peradangan pada selaput mata.

• Neisseria gonorrhea

Penyakit kelamin yang disebabkan oleh penyakit ini adalah gonore atau kencing nanah. Bakteri gonore mudah berkembang biak pada organ tubuh penderitanya, seperti mulut, anus, dan tenggorokan. Penyakit gonore atau kencing nanah akan menimbulkan gejala, seperti nyeri saat buang air kecil, keluarnya cairan serupa nanah dari organ kelamin, sakit pada tenggorakan, dan pembengkakan di lubang kencing pria.

• Treponema pallidum

Jenis bakteri ini akan mengakibatkan munculnya penyakit kelamin, yakni sipilis. Sipilis atau lebih dikenal dengan penyakit raja singa dapat merusak organ vital, seperti otak dan jantung. Gejala awal yang menyertai penyaki ini, antara lain munculnya bisul di sekitar anus, demam, sakit di tenggorokan, pembengkakan pada kelenjar limpa, dan adanya ruam pada organ kelamin.

Baca juga: Tanda Tanda Penyakit Kelamin Pada Pria

 

Bagaimana Tanda yang Menyertai Penyakit Ini?


Gejala awal yang bisa menjadi petunjuk adanya infeksi menular seksual. Terdapat tiga kategori penyakit kelamin berdasarkan gejalanya, yaitu penyakit yang menyebabkan luka genital, penyakit yang mengakibatkan peradangan pada uretra, dan penyakit kelamin dengan gejala di seluruh tubuh. Beberapa gejala umum yang mengindikasikan penyakit kelamin di pria, adalah sebagai berikut.

• Perubahan urin

Ketika buang air kecil, penderita penyakit kelamin terkadang merasakan sakit dan nyeri akibat infeksi saluran kencing atau batu ginjal. Berubahnya urin biasanya terjadi karena infeksi menular seksual, seperti klamidia, gonore, dan trikomoniasis. Selain itu, urin yang keluar juga bisa disertai dengan adanya darah.

• Keluarnya cairan dari organ kelamin

Salah satu tanda penyakit kelamin yang memungkinkan adalah keluarnya cairan atau zat asing. Cairan yang keluar ini bisa terjadi karena terdapat penyakit menular seksual, termasuk gonore, klamidia, dan trikomoniasis.

• Nyeri saat berhubungan seksual

Gejala penyakit kelamin di pria akan mengakibatkan munculnya rasa sakit dan nyeri saat berhubungan seksual. Selain itu, pria yang terinfeksi virus penyakit kelamin akan mengalami gangguan saat berejakulasi. Karena itu, konsultasikan segera bersama dokter ahli untuk mengetahui penyebab utama masalah tersebut.

Diagnosis Dokter Mengenai Penyakit Kelamin Pria

Dalam mendiagnosis penyakit kelamin di pria, biasanya dokter melakukan beberapa tes atau pemeriksaan khusus terhadap penderitanya. Pemeriksaan yang berguna untuk mengetahui ada tidaknya penyakit kelamin di pria, meliputi:


• Pengambilan sampel cairan

Sampel cairan yang diambil dapat berupa jaringan tertentu atau sel-sel dalam tubuh. Cairan yang telah diambil ini kemudian diperiksa di laboratorium. Beberapa penyakit kelamin di pria yang bisa dideteksi melalui pengambilan sampel cairan ini adalah herpes genital, klamidia, dan juga gonore.
 

• Tes darah

Pengambilan sampel darah berguna untuk mendeteksi ada tidaknya infeksi menular seksual, terutama yang menyebabkan penyakit HIV, sipilis, dan hepatitis. Beberapa penyakit tersebut cukup berbahaya sehingga pemeriksaan harus dilakukan setidaknya sekali seumur hidup. Tes atau pemeriksaan harus Anda lakukan jika memiliki riwayat penyakit seksual, memiliki lebih dari satu pasangan, dan menggunakan obat-obatan terlarang.

Lalu, Apa Saja Penanganan yang Dapat Dilakukan?


Pilihan penanganan terhadap penyakit kelamin bisa berupa pemberian antibiotik dan antivirus. Obat antibiotik dapat menyembuhkan berbagai macam infeksi menular seksual akibat bakteri dan parasit. Sementara itu, antivirus berguna untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi dan mencegah kekambuhan penyakit.

Penangaanan secara mandiri juga bisa menjadi cara mengatasi penyakit kelamin. Pria penderita penyakit kelamin harus menghentikan beberapa kebiasaan buruk, diantaranya, merokok, konsumsi obat-obatan terlarang, dan melakukan seks yang tidak aman. Obat yang diberikan dokter harus diminum secara rutin serta konsumsi makanan sehat guna mencegah penularan kembali virus.

Lakukan penanganan penyakit kelamin terbaik bersama Klinik Utama Gracia. Dengan melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan mendapatkan berbagai keuntungan karena dilengkapi oleh peralatan medis canggih serta dokter ahli yang telah berpengalaman. Segera konsultasikan masalah Anda atau hubungi hotline Klinik Utama Gracia di nomor 081336361555.

Baca juga: Cara Mencegah Penyakit Kelamin dengan Mudah

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.