Gonore pada wanita merupakan salah satu penyakit menular seksual yang cukup menakutkan. Hal ini dikarenakan oleh bau tidak sedap bisa muncul dari organ kelamin penderitanya. Penyakit gonore dapat menyerang siapa saja baik wanita maupun pria yang sudah melakukan hubungan seksual. Pada wanita, gonore sering menyebabkan gangguan pada sistem reproduksi sehingga menimbulkan nyeri pada daerah panggul.

Penyakit gonore pada wanita ataupun pria menular melalui hubungan seksual, berupa seks oral, anal, dan vaginal. Selain itu, bakteri penyebab penyakit gonore pada wanita atau pria dapat berpindah karena menggunakan mainan seks yang telah terkontaminasi dan berhubungan seks tanpa pengaman atau kondom. Meski begitu, bakteri gonore tidak akan hidup dalam waktu lama di luar tubuh manusia. Karena itu, penularannya tidak mudah terjadi karena menggunakan toilet duduk yang sama, berbagi handuk, peralatan makan, dan berada di kolam renang yang sama.

Penyakit Gonore dan Gejala yang Menyertainya


Penderita gonore terutama wanita sulit mengindentifikasi gejala yang muncul. Gejala gonore pada wanita tidak terlihat dengan jelas sehingga banyak yang salah mengartikan infeksi yang dideritanya. Karena itu pula, penanganan kerap dilakukan terlambat dan menyebabkan infeksi menyebar ke organ panggul wanita. Gejala gonore pada wanita yang paling umum, adalah sebagai berikut.

• Muncul nyeri dan rasa panas ketika buang air kecil.
• Keluarnya cairan menyerupai krim dari organ kelamin.
• Memiliki keinginan besar untuk buang air kecil.
• Terasa sakit ketika melakukan hubungan seksual.
• Pendarahan atau muncul bercak darah di luar periode haid.
• Terjadi pembengkakan pada vulva.
• Adanya sensasi terbakar dan panas di tenggorokan.
• Nyeri pada bagian bawah perut atau nyeri panggul.

Gonore pada wanita kerap mengakibatkan rasa gatal di sekitar organ kelamin, keluarnya cairan atau kotoran, dan mengalami demam. Bagi wanita yang menderita gonore, penanganan tidak tepat akan menyebabkan penyebaran bakteri melalui rahim ke tubafalopi. Saluran tuba ini menghubungkan ovarium ke rahim guna mengangkat telur yang telah dibuahi. Karena itu, gonore pada wanita yang menyebar pada daerah ini akan mengakibatkan penyakit radang panggul.

Baca juga: Pencegahan Terhadap Penyebaran Kencing Nanah Gonore

 

Penyebab Umum Penyakit Gonore Pada Wanita

Gonore atau lebih dikenal dengan kencing nanah terjadi akibat bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Bakteri ini mudah ditemukan pada cairan yang dikeluarkan oleh organ kelamin dari penderitanya. Bakteri penyebab penyakit gonore bisa menyerang dubur, mata, saluran kemih atau uretra, anus dan tenggorokan. Pada wanita, bakteri biasanya menginfeksi daerah yang hangat dan lembab, seperti saluran reproduksi wanita (tuba fallopi dan leher rahim atau serviks). Beberapa penyebab tersebut dapat dicegah dengan melakukan cara, seperti:

• Melakukan kontak seksual dengan satu pasangan saja.
• Hindari hubungan seksual bersama penderita gonore.
• Usahakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
• Biacarakan riwayat kesehatan seksual dengan pasangan.
• Gunakan selalu pengaman atau kondom ketika berhubungan seks.

Diagnosis yang Diperlukan Pada Penderita Gonore


Pemeriksaan dengan dokter ahli sangat berguna untuk mengetahui hasil diagnosis dengan tepat. Penanganan sejak dini berguna untuk mengurangi risiko terjadinya komplikasi penyakit lebih serius. Beberapa cara memeriksakan kondisi kesehatan akibat infeksi bakteri gonore adalah pengambilan sampel cairan dari bagian tubuh, seperti organ kelamin, dubur, uretra, atau tenggorokan.

Dalam mengambil sampel cairan, dokter akan menggunakan cotton bud atau mengusapkan alat khusus ke organ kelamin. Selain itu, pemeriksaan urin juga memungkinkan guna dianalisis di laboratorium. Sebelum mengambil sampel uin, pasien disarankan untuk tidak berkemih selama dua jam agar kuman dalam tubuh tidak ikut terbilas ke luar. Pemeriksaan lainnya untuk melihat ada tidaknya penyakit menular seksual akan dilaksanakan guna menghindari risiko terkena infeksi, seperti klamidia.

Beberapa Cara untuk Mengatasi Gonore?

Penanganan yang bisa dilakukan untuk mengatasi gonore adalah memberikan satu suntikan antibiotik dan diikuti dengan konsumsi satu tablet antibiotik. Penyakit gonore dapat ditangani dengan disertai oleh beberapa terapi pengobatan lainnya. Gejala gonore pada wanita akan mereda setelah beberapa hari penanganan. Namun, jika penyakit disertai dengan rasa sakit di tulang panggul, maka memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh total.
 
Selama melakukan penanganan, beberapa bentuk pencegahan harus dilakukan, seperti tidak melakukan hubungan seksual sampai perawatan selesai dilakukan. Hal ini dilakukan karena penyakit gonore dapat kembali muncul dan menginfeksi tubuh akibat melakukan hubungan seksual yang tidak aman. Karena itu, lakukan penanganan dengan mengikuti anjuran dokter ahli dan lakukan perawatan lebih lanjut jika gejala tidak kunjung membaik.

Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Gracia


Gonore pada wanita bisa segera disembuhkan dengan melakukan penanganan bersama dokter ahli di Klinik Utama Gracia. Klinik Utama Gracia merupakan salah satu klinik kesehatan terbaik di daerah Jakarta yang khusus menangani masalah kulit dan kelamin. Tak hanya itu, melakukan perawatan gonore di klinik ini akan cepat tertangani karena didukung oleh staf medis dan tim dokter yang telah berpengalaman di bidangnya. Segera lakukan konsultasi dengan Klinik Utama Gracaia atau hubungi hotline Kami di nomor 081336361555 untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga : Cara Menangani Gejala Gonore Pada Pria

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.