Seperti yang sudah kita ketahui bahwa penyakit kelamin sangatlah berbahaya dan dengan mengenal 4 fase sifilis tentunya Kita dapat dengan mudah untuk mencegah penyakit tersebut, bahkan dengan mengenalnya sejak dini Kita akan belajar bagaimana penyakit tersebut menular dan cara pencegahannya.

Perlu Anda ketahui bahwa sifilis ataupun dikenal sebagai penyakit raja singa merupakan jenis penyakit menular seksual (PMS) yang umum terjadi pada pria dan wanita yang sudah aktif dalam melakukan hubungan seksual.

Penyakit raja singa atau sifilis adalah jenis penyakit yang dapat menular dari satu orang ke orang lain dan penularan penyakit ini sangat mudah terjadi melalui aktivitas hubungan seksual dengan pasangan yang sudah terinfeksi sifilis.

Apakah yang Menyebabkan Seseorang Bisa Terinfeksi Penyakit Sifilis?

Ternyata Bakteri Treponema Pallidum adalah salah satu penyebab utama dari penyakit sifilis dan umumnya infeksi bakteri ini ditularkan melalui aktivitas hubungan seksual seperti seks vaginal, anal maupun oral dan biasanya cenderung kepada seks bebas.

Jadi jika Anda memiliki hubungan seksual dengan pasangan yang sudah memiliki atau mempunyai riwayat penyakit sifilis ataupun penyakit kelamin lainnya maka kemungkinan besar akan meningkatkan risiko seseorang untuk terinfeksi penyakit sifilis.

Dan perlu Anda ketahui bahwa seseorang juga akan mempermudah penularan bakteri ini jika memiliki aktivitas hubungan seksual seperti:

• Sering berganti-ganti pasangan seksual

• Melakukan hubungan seks dengan pria/wanita yang memiliki infeksi menular seksual

• Berhubungan seksual dengan pasangan yang tidak diketahui riwayat seksualnya

• Tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks walaupun terkadang penggunaan kondom masih bisa menginfeksi seseorang untuk terinfeksi penyakit menular seksual.

Namun, umumnya penularan bakteri sifilis sangat mudah menyebar melalui aktivitas seksual yang bebas, akan tetapi dalam beberapa kasus menyebutkan bahwa bakteri sifilis juga dapat menular melalui aktivitas ciuman dengan penderita sifilis dan penularan dapat terjadi melalui luka yang disebabkan oleh sifilis.

Selain itu, wanita yang menderita sifilis dalam keadaan hamil juga dapat menularkan infeksi ini kepada bayinya selama masa persalinan yang disebut dengan sifilis kongenital.

Sehingga nantinya bayi akan mengalami banyak kerusakan pada organ dan jaringan penting pada tubuh dan yang paling mengerikan adalah kemungkinan bayi mengalami kematian.

 



4 Fase Sifilis Yang Sangat Berbahaya, Diantaranya


Tahukah Anda bahwa penyakit sifilis dapat disembuhkan pada tahap awal namun, penyakit ini juga dapat menimbulkan komplikasi yang sangat tinggi di setiap fase yang terjadi jika tidak segera ditangani dan mendapatkan perawatan dengan benar.

Sehingga dengan mengetahui gejala awal sifilis di fase ataupun tahap awal dapat mempermudahkan seseorang untuk mengatasi hal tersebut, dan berikut di bawah ini adalah 4 fase sifilis yang sangat berbahaya:

1. Fase Sifilis Primer (Tahap Pertama)
Pada tahap pertama (primer) sifilis, seseorang yang terinfeksi mungkin akan menemukan adanya luka tunggal atau disebut dengan chancre.

Luka ini biasanya tidak disertai dengan rasa sakit dan biasanya luka akan berbentuk bulat yang ditemukan pada area kelamin, juga bagian tubuh lainnya dan chancre biasanya akan berkembang sekitar 2-3 minggu setelah terinfeksi, kemudian luka tersebut akan menghilang dari tubuh.

Namun, infeksi akan tetap berada di dalam tubuh dan berlanjut ke fase berikutnya, tetapi sayangnya luka pada fase ini sering tidak disadari oleh penderita sifilis sehingga banyak penderita yang tidak menyadari jika Ia sedang menderita penyakit sifilis.

2. Fase Sifilis Sekunder (Tahap Kedua)
Setelah tahap pertama berlangsung dan gejala menghilang sekitar 4-10 akan muncul fase kedua dengan gejala yang berbeda dan biasanya pada sifilis tahap kedua ini akan muncul gejala ruam yang akan timbul pada kulit telapak kaki dan tangan.

Ruam biasanya terlihat seperti bintik-bintik cokelat dan kasar, selain itu berikut di bawah ini adalah gejala pada tahap ini akan muncul diantaranya:

• Mengalami kerontokan pada rambut

• Berkurang nafsu makan

• Pembengkakan pada kelenjar getah bening

• Nyeri pada sendi badan sakit di bagian otot

Perlu Anda catat bahwa pada tahap kedua sifilis juga mungkin saja gejala tidak dapat diketahui dengan jelas sebagai gejala dari penyakit sifilis karena pada tahap ini akan sama seperti gejala penyakit pada umumnya, sehingga Anda harus mengetahui dengan jelas dan melakukan pemeriksaan dengan dokter.

Baca Juga: 7 Penyakit Kelamin Berbahaya dan Cara Mengatasinya

3. Fase Sifilis Laten (Tahap Ketiga)
Pada tahap ketiga akan dimulai setelah beberapa bulan dan biasanya 12 bulan setelah seseorang mengalami infeksi sifilis dan biasanya selama tahap ketiga tidak akan menimbulkan gejala apapun.

Namun, meskipun pada tahap ini tidak menimbulkan gejala apapun bakteri yang berada di dalam tubuh akan terus berkembang dan tentu saja seseorang masih sangat menular dan sifilis laten dapat kambuh pada waktu yang tidak dapat ditentukan.

4. Fase Sifilis Tersier (Tahap Akhir)
Jika sifilis tidak segera diatasi setelah mengalami tahap satu, dua dan ketiga maka, sifilis akan berlangsung ke tahap tersier dan ini merupakan sifilis tahap akhir dimana pada tahap ini akan mengakibatkan sangat banyak kerusakan dan komplikasi pada kesehatan penderitanya.

Di tahap akhir sifilis akan menyebabkan kerusakan pada organ vital di tubuh seperti jantung, kerusakan pada otak, dan jaringan saraf dan akibatnya penderita akan mengalami kelumpuhan, kebutaan bahkan penderita akan mengalami kematian.

Sebaiknya, kenali setiap fase sifilis dan segera lakukan pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan bantuan pengobatan apabila mengalami gangguan seperti di atas.

Apakah Sifilis Merupakan Penyakit Berbahaya?



Ya, tentu saja sifilis sangat berbahaya karena selain bisa menginfeksi orang lain, sifilis yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan otak, penyakit jantung, masalah neurologis dan masalah kesehatan jangka panjang lainnya.

Dan perlu Anda ketahui bahwa begitu kerusakan internal dilakukan dari sifilis maka tidak bisa diperbaiki, bahkan setelah disembuhkan dari sifilis itu sendiri.
Lalu, Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit Sifilis?

Jika Anda aktif secara seksual dan merasa memiliki salah satu gejala maupun sudah memasuki fase sifilis maka ada baiknya untuk segera mengatasi permasalahan tersebut ke Klinik Utama Gracia yang merupakan salah satu Klinik spesialis penyakit kelamin.

Dan biasanya sebelum dokter melakukan pengobatan pada pasien sifilis maka terlebih dahulu dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mendiagnosis sifilis, kemudian setelah diagnosis maka dokter akan melakukan pengobatan yang paling tepat untuk pasien.

Sehingga untuk mencegah penyakit sifilis sebaiknya Anda menghindari berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab penyakit ini terjadi dan jika Anda maupun pasangan aktif secara seksual dan memiliki salah satu gejala seperti di atas maka ada baiknya untuk segera datang ke Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan bantuan tindakan dari Dokter Ahli Spesialis Kelamin.

Selain itu Anda juga dapat berkonsultasi online dengan mengklik tombol layanan konsultasi online gratis di bawah ini dan semoga saja artikel ini dapat menambah wawasan Anda untuk terhindar dari penyakit sipili.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.