Mungkin kebanyakan orang hanya menganggap seks merupakan penyebab raja singa yang utama dan memang benar hubungan seks bebas dengan banyak pasangan adalah penyebab utamanya, namun perlu Anda ketahui bahwa ternyata masih terdapat faktor lain yang bisa menjadi penyebab raja singa lalu apa sajakah itu?

Sebelum membahas lebih lanjut ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bahwa penyakit raja singa ataupun yang terkenal dengan penyakit sipilis adalah salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) dimana seperti yang telah di jelaskan di atas bahwa penyebaran dari satu orang ke orang lain adalah dengan berhubungan seks dengan seseorang yang sudah terinfeksi.

Selain itu biasanya penyakit sifilis bisa berkembang secara bertahap, dan gejalanya bervariasi pada setiap tahap, akan tetapi biasanya tahapannya bisa tumpang tindih, dan gejalanya tidak selalu terjadi dalam urutan yang sama.

4 Tahapan Penyakit Raja Singa Pada Pria dan Wanita


Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa penyakit sipilis umumnya terbagi menjadi empat tahapan yaitu: sipilis tahap primer, sipilis tahap sekunder, sipilis tahap laten, dan sipilis ttahap ersier yang juga dikenal sebagai neurosifilis.

Sifilis primer adalah tahap pertama dari penyakit ini dan biasanya akan menyebabkan gejala seperti timbulnya satu atau lebih luka kecil tanpa rasa sakit di dalam atau di sekitar alat kelamin, anus, atau mulut.

Baca Juga: Ciri-Ciri Raja Singa Pada Pria dan Wanita

Jika seseorang yang sudah terinfeksi tidak mendapatkan pengobatan untuk tahap utama penyakit ini maka kemungkinan besar akan berlanjut ke tahap kedua, yaitu sifilis sekunder dan jika tidak diobati untuk sifilis sekunder maka penyakit ini kemungkinan akan berlanjut ke tahap laten, dan bahkan mungkin berlanjut ke tahap tersier yang merupakan tahap paling mengerikan karena bisa menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.

Sehingga penting untuk mendapatkan pengobatan tepat di awal agar penyakit tidak berlanjut ke stadium tersier, yang mungkin tidak dapat disembuhkan karena tahap tersier dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh dan juga bisa menyebabkan demensia, kelumpuhan, atau bahkan kematian.

Wajib Tahu, Selain Seks, Inilah 5 Faktor Penyebab Raja Singa Lainnya

Perlu Anda ketahui bahwa penyebab raja singa adalah adanya bakteri yang disebut Treponema pallidum dan jalur penularan yang paling umum adalah melalui kontak dengan orang yang sakit saat melakukan aktivitas seksual.

Penyakit raja singa juga tidak dapat disebarkan dengan berbagi toilet, bak mandi, pakaian atau peralatan makan yang sama, atau dari memegang kenop pintu, berendam di kolam renang atau berendam di bak air panas, dan berikut di bawah ini adalah faktor penyebab raja singa lainnya, diantaranya:

1. Ditularkan Melalui Aktivitas Seksual
Penyebab raja singa yang paling utama adalah akibat melakukan hubungan seksual karena diketahui hampir sebagian besar kasus sipilis disebarkan melalui aktivitas seksual seperti seks vaginal, anal, maupun seks oral dengan seseorang yang sudah terinfeksi maupun tertular sipilis.

Biasanya bakteri Treponema pallidum umumnya memasuki tubuh seseorang melalui luka ringan atau lecet di kulit atau selaput lendir dan bisa juga ditularkan melalui kontak langsung dengan luka sifilis (biasanya ditemukan di Miss V, Mr P, anus, rektum, di mulut, atau di bibir selama seks vaginal, anal, atau oral dengan orang yang sudah terinfeksi sipilis.

2. Ditularkan Dari Wanita Hamil yang Terinfeksi
Penyebab raja singa selain seks lainnya adalah penyakit raja singa bisa ditularkan melalui wanita hamil yang terinfeksi kepada bayinya yang belum lahir ataupun disebut dengan sipilis kongenital dan kemungkinan besar dapat mengakibatkan kelainan, komplikasi serius atau bahkan kematian pada bayi.

Baca Juga: Apakah Penyakit Kelamin Bisa Sembuh Tanpa Penggobatan?

Akan tetapi hal tersebut akan bergantung pada berapa lama wanita hamil terinfeksi sifilis, dan seperti yang telah dijelaskan di atas ibu hamil yang terinfeksi sipilis dan tidak segera diobati secara medis mungkin saja bisa memiliki kesempatan untuk melahirkan bayi premature atau bahkan atau melahirkan bayi yang meninggal sesaat setelah kelahiran.

Jika tidak segera disembuhkan maka kemungkinan besar bayi yang terinfeksi dapat mengalami keterlambatan perkembangan, mengalami kejang, atau bahkan bisa meninggal.

3. Ditularkan Melalui Berciuman
Meskipun berciuman dengan seseorang yang sudah terinfeksi kurang umum terjadi, namun sifilis dapat menyebar ataupun menular melalui kontak tertutup tanpa pelindung langsung dengan luka lesi yang aktif (seperti saat berciuman), sehingga untuk mencegah sipilis menularkannya kepada Anda maka ada baiknya untuk menghindari berciuman dengan seseorang yang di rasa memiliki sipilis.

4. Ditularkan Melalui Penggunaan Jarum Suntik
Tahukah Anda bahwa menurut penelitian penyakit raja singa dapat ditularkan melalui penggunaan peralatan seperti jarum suntik yang biasanya digunakan oleh para pecandu narkoba sehingga bisa dikatakan bahwa salah satu penyebab raja singa.

Karena ketika pecandu menyuntikkan narkoba pengguna juga berisiko besar untuk membagi virus maupun bakteri penyebab penyakit menular seksual seperti menyuntik HIV, virus hepatitis B atau C, atau virus sifilis langsung ke dalam darah mereka.

Dan jika jarum dan peralatan yang digunakan untuk tato atau tindik tidak baru atau disterilkan, mereka juga dapat menularkan HIV, hepatitis B dan C, dan sifilis kepada orang lain yang menggunakan jarum yang sama.

5. Ditularkan Melalui Transfusi Darah
Walaupun transfusi darah adalah sebuah tindakan intervensi untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang membutuhkan darah akan tetapi perlu Anda ketahui bahwa jika transfusi darah yang dilakukan oleh penderita sipilis bisa menyebabkan seseorang terinfeksi karena penyakit tersebut bisa menular melalui darah.

Oleh karena itu, penting hukumnya bagi penyedia bank darah untuk menyaring donor darah karena antibodi yang beredar terhadap infeksi sifilis dan infeksi menular transfusi lainnya sebelum transfusi allogenene baik di Nigeria dan di seluruh dunia, yang dapat membantu menghindari transfusi terkait Sifilis dan kemungkinan efek jangka panjangnya.

Karena darah yang positif untuk sifilis harus segera dibuang karena bisa menjadi penyebab raja singa dan seorang yang memberikan donor maupun seorang yang menerima donor darah yang positif sipilis memerlukan penanganan yang tepat dan cepat.


Saya Mengalami Gejala Raja Singa, Bagaimanakah Cara Mengatasinya?


Jika Anda dan pasangan merupakan seorang yang aktif secara seksual dan sering berganti pasangan seks dan memiliki salah sati gejala raja singa seperti di atas maka ada baiknya untuk segera datang ke Klinik Utama Gracia untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan yang paling tepat.

Karena Klinik Utama Gracia merupakan salah satu Klinik spesialis penyakit kelamin yang tentunya bisa membantu Anda mengatasi permasalahan penyakit menular seksual dengan cepat dan tepat karena didukung oleh dokter spesialis, staf ahli medis yang berpengalaman dan didukung oleh perlengkapan medis yang modern.

Akan tetapi perlu Anda ketahui bahwa jika tahapan sipilis seseorang sudah memasuki tahap akhir maka segala kerusakan yang ditimbulkan tidak bisa dikembalikan walaupun telah melakukan pengobatan sehingga ada baiknya untuk segera menggobatinya sejak sipilis tahap awal.

Pada intinya jika Anda dan pasangan merasa memiliki penyakit raja singa maka segeralah untuk mengatasi permasalahan tersebut kepada Kami di Klinik Utama Gracia dan Anda juga bisa berkonsultasi online dengan mengklik tombol chat online di atas.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.