Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya bahwa penyakit gonore pada pria maupun pada wanita merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) yang dimana penularan utamanya adalah melalui berbagai macam aktivitas seksual seperti seks vaginal, anal maupun oral dengan seseoang yang sudah terinfeksi bakteri gonore.

Diketahui bakteri penyebab gonore itu bernama bakteri Neisseria gonorrhoeae yang cenderung dapat menginfeksi seorang pria maupun wanita lewat daerah lembab yang hangat termasuk pada bagian: uretra, mata, tenggorokan, Miss V, dubur, dan bisa menginfeksi pada saluran reproduksi wanita seperti, tuba falopi, serviks, dan rahim.

Selain itu seseorang yang aktif berhubungan seks dengan banyak pasangan tanpa menggunakan kondom berisiko mengalami penyakit gonore lebih besar dibandingkan mereka yang tidak melakukannya sama sekali. Sehingga salah satu cara yang paling ampuh untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan tidak melakukan berbagai macam aktivitas seks tetapi Anda masih bisa melakukannya jika dengan pasangan Anda yang sudah sah.

Dan ternyata perilaku yang membuat seseorang lebih cenderung terlibat dalam hubungan seks tanpa kondom juga meningkatkan kemungkinan terinfeksi. Perilaku tersebut termasuk penyalahgunaan alkohol dan penyalahgunaan obat terlarang.



Awas, Gejala-Gejala Penyakit Gonore Pada Pria dan Wanita Ini Perlu Anda Waspadai!!



Biasanya gejala gonore akan terjadi dalam 2 sampai 14 hari setelah seseorang terinfeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae, namun sayangnya pada beberapa orang yang terinfeksi mungkin tidak pernah mengalami gejala-gejala yang nyata.

Tetapi perlu Anda ketahui bahwa seseorang dengan gonore yang tidak memiliki gejala juga disebut pembawa nonsymptomatic dan tentu saja masih sangat menular, sehingga seseorang lebih cenderung tidak mengetahui bahwa telah menyebarkan infeksi ke pasangan dan berikut di bawah ini adalah beberapa gejalanya penyakit gonore pada pria dan wanita diantaranya:

A. Gejala Penyakit Gonore Pada Pria

Seorang pria yang telah terinfeksi penyakit gonore mungkin tidak mengalami gejala yang nyata selama beberapa minggu, namun pada beberapa pria semenjak terinfeksi bisa mengalami gejala-gejala seperti:

- Gejala pertama yang terlihat pada pria seringkali merupakan gejala seperti sensasi terbakar atau menyakitkan saat buang air kecil

- Mengalami kenaikan frekuensi untuk buang air kecil yang lebih sering daripada biasanya

- Keluar cairan seperti nanah atau tetesan dari Mr P yang berwarna putih, kuning, krem, atau kehijauan

- Pembukaan Mr P akan membengkak dan memerah

- Terasa bengkak atau nyeri pada buah pelir

- Sakit tenggorokan yang terus menerus biasanya akibat seks oral

Selain itu biasanya infeksi akan tinggal di dalam tubuh selama beberapa minggu setelah gejala tersebut diobati dan perlu Anda ingat bahwa dalam kasus yang jarang terjadi, gonore dapat terus menyebabkan kerusakan pada tubuh khususnya uretra dan testikel dan nyeri juga bisa menyebar ke rektum.


B. Gejala Penyakit Gonore Pada wanita

Tahukah Anda bahwa ternyata banyak wanita yang tidak mengembangkan gejala gonore secara terbuka. Dan ketika wanita mengalami gejala, maka gejala gonore tersebut cenderung bisa terasa ringan atau serupa dengan infeksi lain, sehingga membuat banyak wanita menularkannya kepada pasangannya dan gejalanya tersebut diantaranya:

- Keluar cairan pada Miss V yang berwarna hijau, berair atau berwarna krem

- Terasa sakit atau mengalami sensasi terbakar saat buang air kecil

- Mengeluarkan air kecil lebih sering dari biasanya

- Mengalami periode yang lebih berat dari biasanya

- Sakit pada tenggorokan akibat oral seks

- Terasa sakit saat berhubungan badan

- Terasa nyeri yang tajam di perut bagian bawah

- Mengalami demam-demam

Apakah yang Terjadi Jika Penyakit Gonore Tidak Segera Disembuhkan?



A. Komplikasi Gonore Pada Wanita
Tahukah Anda bahwa wanita berisiko lebih besar terkena komplikasi jangka panjang dari infeksi yang tidak diobati? Sehingga infeksi yang tidak segera diobati pada wanita dapat menaiki saluran reproduksi wanita dan melibatkan rahim, saluran tuba, dan ovarium.

Kondisi ini dikenal sebagai penyakit radang panggul (PID) dan sehingga dapat menyebabkan rasa sakit yang parah dan kronis serta merusak organ reproduksi wanita dan PID juga bisa disebabkan oleh penyakit menular seksual lainnya

Wanita juga dapat mengembangkan pemblokiran atau bekas luka pada tuba falopi yang tentu saja hal tersebut dapat mencegah kehamilan di masa depan atau menyebabkan kehamilan ektopik.
Perlu Anda ketahui bahwa kehamilan ektopik terjadi saat sel telur membuahi di luar rahim dan ternyata infeksi Gonore ini bisa terjadi pada bayi yang baru lahir.

B. Komplikasi Gonore Pada Pria
Pria mungkin bisa mengalami jaringan parut pada uretra, sehingga pria juga bisa mengalami abses ataupun penimbunan nanah yang terasa menyakitkan di bagian dalam Mr P, bahkan komplikasi pada ini dapat menyebabkan pria kurang subur atau bahkan bisa mengalami kemandulan.

Bahkan ketika infeksi gonore menyebar ke aliran darah, pria dan wanita dapat mengalami artritis yaitu kerusakan pada katup jantung, atau mengalami pembengkakan lapisan otak atau sumsum tulang belakang, namun kondisi ini jarang terjadi tetapi kondisi ini sangat serius serius.

Bagaimanakah Saya Tahu Jika Saya Terinfeksi Penyakit Gonore?

Untuk mengetahui apakah Anda positif terinfeksi penyakit gonore pada pria maupun wanita ataupun tidak, adalah dengan mencek di Klinik Utama Gracia, dan biasanya dokter akan mendiagnosis infeksi gonore dengan beberapa cara seperti: mengambil sampel cairan dari area simtomatik dengan swab (yaitu pada Mr P, Miss V atau pada tenggorokan) yang nantinya sampel tersebut akan di cek di lab.

Dan jika dokter Anda mencurigai adanya infeksi gonore pada sendi atau darah maka dokter mungkin akan mengambil sampel dengan menarik darah atau memasukkan jarum ke sendi simtomatik untuk menarik cairan.

Kemudian dokter akan menambahkan cairan tertentu ke sampel dan memeriksanya di bawah mikroskop dan jika sel tersebut bereaksi terhadap cairan tertentu yang tadi telah dituangkan maka kemungkinan besar Anda terkena infeksi gonore, selain itu biasanya metode ini relatif cepat dan mudah.

Metode kedua untuk mengetahui Anda terinfeksi gonore atau tidak adalah dengan melibatkan pengambilan sampel yang sama dan menempatkannya di piring khusus kemudian sampe cairan tersebut akan diinkubasi dalam kondisi pertumbuhan ideal selama beberapa hari. Kemudian kemungkinan besar koloni bakteri gonore akan tumbuh jika ada gonore dan hasil awalnya mungkin siap dalam waktu 24 jam dan hasil akhir akan memakan waktu hingga tiga hari.


Itulah tadi berbagai macam gejala-gejala penyakit gonore pada pria maupun pada wanita yang perlu Anda waspadai, dan misalkan Anda aktif secara seksual dan memiliki gejala-gejala seperti di atas maka ada baiknya segera hubungi Kami di Klinik Utama Gracia.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.