Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya bahwa penyakit gonorrhea pada lelaki maupun pada wanita merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) dan dimana pada umumnya hampir sebagian besar PMS jika tidak segera diobati dan disembuhkan bisa menimbulkan bahaya dan memberikan efek buruk jangka panjang bagi kesehatan tubuh Anda.

Gonorrhea adalah penyakit pada organ kelamin yang terjadi karena adanya mikroorganisme yang bernama Neissera gonorrhoeae dan pada umumnya penyakit ini disebabkan oleh berbagai macam aktivitas seks seperti seks anal, vaginal, maupun oral dengan seseorang yang telah terinfeksi.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa penyakit gonorrhea ataupun dikenal sebagai penyakit gonore, penyakit kencing nanah, maupun penyakit raja singa oleh masyarakat luas dapat menyebar dan bertambah parah jika tidak ditangani dengan serius, lalu efek apa sajakah yang terjadi jika penyakit gonore tidak segera disembuhkan?



Bahaya, Ini Akibatnya Jika Penyakit Gonorrhea Pada Lelaki Maupun Wanita Tidak Segera Diobati!!


Perlu Anda ketahui bahwa penyakit gonorrhea pada lelaki maupun pada wanita tidak akan menyebabkan masalah jangka panjang jika diobati pada awal infeksi sebelum komplikasi berkembang, namun jika tidak diobati maka penyakit gonore dapat menyebabkan komplikasi serius dan permanen bahkan berbahaya bagi kesehatan, lalu komplikasi apa sajakah itu?

A. Komplikasi Penyakit Gonorrhea Pada Lelaki, Diantaranya:
- Bagi pria, gonore dapat menyebabkan kondisi nyeri pada tabung yang menempel pada testis, yang mungkin bisa menyebabkan pria mengalami Epididimitis

- Mengalami Peradangan pada kelenjar prostat (prostatitis)

- Selain itu ternyata gonore juga bisa menyebar ke darah atau persendian dimana ini akan dianggap sebagai kondisi yang mengancam jiwa.

B. Komplikasi Gonore Pada Wanita, Diantaranya:
- Bagi wanita, hasil yang paling umum dari gonore yang tidak diobati adalah mengalami penyakit radang panggul (PID), yang merupakan infeksi serius pada saluran reproduksi wanita.

- Sehingga PID ini dapat menyebabkan jaringan parut yang terbentuk di tuba falopi yang dapat menghalangi sel telur yang dibuahi agar tidak bisa masuk ke rahim dan jika hal ini terjadi maka bisa menyebabkan embrio yang menanamkan dirinya di tuba falopi menyebabkan kehamilan di tuba yang merupakan komplikasi serius yang akan menyebabkan keguguran dan bisa mengancam jiwa ibu hamil.

- Ketuban pecah dini (PROM) biasanya terjadi sebelum kontraksi persalinan dimulai

- Mengalami infeksi selaput rahim (endometritis)

- Wanita dengan gonore juga berisiko untuk mengalami infertilitas ataupun masalah ketidaksuburan dan nyeri panggul atau nyeri perut jangka panjang

- Jika seorang wanita menderita gonore saat melahirkan maka kemungkinan besar bayi yang baru lahir bisa terinfeksi

- Selain itu jika wanita dengan gonore yang tidak diobati dan bayi baru lahir yang terinfeksi lebih mungkin mengalami komplikasi gonore dalam jangka panjang

Dan ternyata jika penyakit gonore pada pria maupun wanita tidak diobati maka bisa meningkatkan risiko terinfeksi virus human immunodeficiency yang menyebabkan AIDS.

Lalu, Bagaimana Saya Bisa Mengurangi Risiko Terinfeksi Penyakit Gonore?



Diketahui bahwa satu-satunya cara untuk menghindari penyakit gonore adalah dengan tidak melakukan seks vaginal, anal, atau oral, namun Anda masih bisa melakukan seks dengan pasangan seks Anda yang sudah sah. Dan jika Anda aktif secara seksual maka Anda dapat melakukan beberapa cara berikut untuk menurunkan kemungkinan terkena gonore diantaranya:

- Berada dalam hubungan saling monogami jangka panjang dengan pasangan yang telah diuji dan memiliki hasil tes PMS yang negatif
- Menggunakan kondom lateks dengan cara yang benar setiap kali berhubungan seks dengan pasangan baru

Siapa Sajakah yang Berpotensi Untuk Mengalami Gonore?
Ternyata setiap orang yang aktif secara seksual bisa mendapatkan gonore melalui hubungan seks vagina, anal, maupun oral tanpa kondom.
Sehingga jika Anda aktif secara seksual, maka ada baiknya coba berdiskusilah secara jujur dan terbuka dengan pasangan maupun kepada penyedia layanan kesehatan Anda dan tanyakan apakah Anda harus diuji untuk gonore atau PMS lain.

Dan jika Anda adalah pria yang aktif secara seksual maupun gay, biseksual, atau yang berhubungan seks dengan pria, maka Anda harus diuji untuk gonore setiap tahun.
Jika Anda wanita yang aktif secara seksual lebih muda dari 25 tahun atau wanita yang lebih tua dengan faktor risiko seperti pasangan seks baru atau memiliki pasangan seks yang banyak maka Anda dan pasangan seks Anda mungkin berpotensi memiliki infeksi menular seksual, maka Anda harus diuji untuk gonore setiap tahun.

Bagaimana Saya Tahu Jika Saya Menderita Gonore?


Beberapa pria dengan gonore mungkin tidak memiliki gejala sama sekali, namun pria yang memiliki gejala gonore mungkin akan memiliki gejala seperti:

- Sensasi terbakar saat buang air kecil
- Keluaran cairan putih, kuning, atau hijau dari Mr P
- Testis membengkak meskipun ini kurang umum terjadi

Namun sayangnya kebanyakan wanita dengan gonore tidak memiliki gejala apapun. Bahkan ketika seorang wanita memiliki gejala, mereka seringkali ringan dan gejala gonore pada wanita bisa meliputi:

- Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
- Meningkatnya cairan keputihan
- Mengalami Perdarahan vagina antar menstruasi.

Jika Anda merasa aktif secara seksual dan memiliki gejala-gejala tersebut maka Anda harus diperiksa oleh dokter Anda, karena dengan pengobatan yang cepat dan tepat maka Anda dapat menyembuhkan penyakit tersebut.

Lalu, Bagaimana Saya Tahu Jika Saya Menderita Gonore?
Sebagian besar waktu, ternyata air urine bisa digunakan untuk tes gonore. Namun, jika Anda sering melakukan seks oral dan atau anal, maka penyeka dapat digunakan untuk mengumpulkan sampel dari tenggorokan dan atau pada anus Anda. Dalam beberapa kasus, swab dapat digunakan untuk mengumpulkan sampel dari uretra pria (saluran kencing) atau serviks wanita (terbelah ke rahim).

Apakah Gonore Bisa Disembuhkan?
Ya, gonore bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat, sehingga penting agar Anda dan pasangan seks Anda mengkonsumsi semua obat yang diresepkan dokter untuk menyembuhkan infeksi Anda. Selain itu perlu Anda ketahui bahwa obat untuk gonore seharusnya tidak dibagikan dengan siapapun dan meskipun obat akan menghentikan infeksi namun sayangnya obat ini tidak akan membatalkan kerusakan permanen yang disebabkan oleh penyakit ini.



Nah, itulah tadi berbagai macam penjelasan mengenai bahaya penyakit gonorrhea pada lelaki maupun wanita jika tidak segera diobati dan ada baiknya jika Anda mengalami hal tersebut segeralah datang ke Klinik Utama Gracia atau Anda juga bisa berkonsultasi dengan menekan tombol chat di atas.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.