Mungkin sebagian besar orang masih terasa asing jika mendengar penyakit sifilis, lalu apakah sifilis itu? Ya sifilis ataupun penyakit raja singa adalah salah satu jenis penyakit menular seksual yang diketahui disebabkan oleh bakteri tertentu yang pada umumnya menyebar lewat berbagai macam aktivitas seksual, seperti seks vaginal, anal maupun oral dengan seseorang yang sudah terinfeksi sifilis.

Terkadang juga penyakit sifilis bisa diteruskan ke orang lain melalui ciuman secara berkepanjangan atau kontak tubuh yang erat ataupun lewat darah dari seseorang yang sudah terinfeksi.

Namun, sebagian besar penyakit ini menyebar dari luka akan tetapi luka tersebut tidak dikenali, bahkan pada beberapa yang terinfeksi sering tidak menyadari penyakit ini dan tanpa sadar telah menularkannya kepada pasangan seksualnya.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa sifilis tidak dapat disebarkan dengan: berbagi kursi toilet, pegangan pintu, kolam renang, bak air panas, bak mandi, pakaian, atau peralatan makan yang digunakan oleh penderita sifilis.



Lalu, Bakteri Apakah yang Menjadi Penyebab Sifilis?



Diketahui bahwa bakteri yang menjadi penyebab sifilis disebabkan oleh bakteri yang Treponema pallidum merupakan salah satu bakteri anggota filum Spirochaetae.

Biasanya bakteri penyebab sifilis ini berbentuk spiral dan terdapat empat subspesies yang sudah ditemukan, yaitu Treponema pallidum pallidum, Treponema pallidum pertenue, Treponema pallidum carateum, dan Treponema pallidum endemicum.

Treponema pallidum merupakan bakteri yang motil yaitu bakteri yang dapat bergerak bebas, dan umumnya bakteri ini menginfeksi melalui kontak seksual langsung, kemudian bakteri ini akan masuk ke dalam tubuh melalui celah di antara sel epitel.

Bahkan pada ibu hamil bakteri ini dapat ditularkan kepada janin melalui jalur transplasental selama masa-masa akhir kehamilan, karena struktur tubuhnya yang berupa heliks memungkinkan Treponema pallidum bergerak dengan pola gerakan yang khas untuk bergerak di dalam lendir dan dengan demikian bakteri ini dapat mengakses sistem peredaran darah dan getah bening melalui jaringan dan membran mucosa.



Lalu, Apakah yang akan Terjadi Jika Penyakit Sifilis Tidak Segera Diobati?
Menurut penelitian yang dilakukan oleh CDC, tingkat kasus sifilis telah menurun drastis pada tahun 1990an dan pada tahun 2000 mencapai titik terendah sepanjang masa sejak pelaporan dimulai pada tahun 1941.

Namun, sayangnya kasus baru sipilis telah meningkat dua kali lipat antara tahun 2005 dan 2013 dari 8.724 kasus menjadi 16.663 kasus. Dan ternyata penyakit sifilis sangat berbahaya, karena selain bisa menginfeksi orang lain, sifilis yang tidak diobati juga dapat menyebabkan hal-hal yang mengerikan seperti:

- Menyebabkan Kerusakan Pada Otak
- Menyebabkan Penyakit Jantung
- Menyebabkan Masalah Neurologis

Dan terlebih bisa menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang lainnya begitu kerusakan internal dilakukan dari sifilis maka kerusakan tersebut tidak bisa diperbaiki atau dikembalikan, bahkan setelah disembuhkan dari sifilis itu sendiri dan wanita hamil juga bisa melewati sifilis sampai ke bayi mereka yang belum terlahir.

Lalu, Apakah Dengan Menggunakan Kondom Dapat Bekerja Untuk Mencegah Sifilis?


Mungkin kebanyakan orang akan berpikir bahwa dengan menggunakan kondom dapat mencegah dari berbagai macam penularan penyakit menular seksual, namun dalam kondisi tertentu biasanya luka dan ruam yang terkait dengan infeksi sifilis tidak selalu berada di area yang dilindungi oleh kondom dan akhirnya setiap kontak dengan luka terbuka atau ruam bisa menginfeksi Anda dengan sifilis.

Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Menderita Sifilis?
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah tetap tenang dan segeralah memeriksakan dan mengobatinya di Klinik Utama Gracia, selain itu pasangan seks Anda juga harus segera diobati karena jika pasangan tidak diobati maka pasangan Anda bisa menginfeksi kembali kepada Anda, atau menginfeksi orang lain.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai penyebab sifilis dan ada baiknya jika Anda ataupun pasangan Anda mengalami hal tersebut maka sudah saatnya Anda mengunjungi Kami di Klinik Utama Gracia atau Anda bisa berkonsultasi via chat online dengan mengklik tombol chat di atas.