Memiliki keinginan terus menerus untuk buang air kecil bahkan ketika baru saja selesai buang air kecil, kondisi ini secara medis disebut sebagai sering buang air kecil atau frekuensi buang air kecil. Lalu apa penyebab sering buang air kecil itu sendiri?. Pada sebagian orang mengosongkan kandung kemih sebanyak 4 kali hingga 8 kali dalam 1 hari nya.

Sebagian besar mampu mengendalikan kandung kemih jika adanya dorongan yang secara tiba-tiba muncul. Akan tetapi jika tiba-tiba buang air kecil lebih dari 8 kali dalam sehari dan mengalami kesulitan untuk menahannya, kemungkinan merupakan indikasi dari masalah medis yang lebih serius dan harus mencari tahu penyebab sering buang air kecil tersebut.

Alasan Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil adalah kebutuhan untuk buang air kecil lebih sering daripada yang normal. Pengeluaran lebih banyak urine daripada biasanya atau hanya dalam jumlah yang kecil. Sering buang air kecil dapat terjadi siang dan malam atau kemungkinan hanya terjadi pada malam hari (nokturia). Sering buang air kecil dapat mempengaruhi tidur, pekerjaan dan kesehatan secara umum.

Penyebab Sering Buang Air Kecil Secara Umum


Penyebab sering buang air kecil adalah penyakit yang mempengaruhi saluran kemih pada tingkat apapun. Saluran kemih meliputi ginjal, tabung yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih (ureter), kandung kemih dan saluran yang di lalui urine mengalir dari kandung kemih ke luar tubuh (uretra).

Baca Juga : Anyang Anyangan adalah Infeksi Kemih, Benarkah?

 

Sering Buang Air Kecil Dan Gejala Lainnya

Saluran kemih bagian bawah terdiri dari kandung kemih dan tabung urine melewati keluar dari tubuh (uretra). Gejala saluran kemih sering terjadi pada pria dan wanita seiring bertambahnya usia. Gejalanya dapat mencakup:
 
• Masalah saat menyimpan urine seperti kebutuhan mendesak atau seringnya kencing atau merasa seperti kebelet.
• Masalah saat mengeluarkan air seni seperti aliran air seni yang lambat, mengejan untuk mengeluarkan air seni atau tiba-tiba berhenti saat mengeluarkan air seni.
• Masalah setelah mengeluarkan air seni seperti perasaan yang belum sepenuhnya mengosongkan kandung kemih atau hanya mengeluarkan beberapa tetes urine setelah selesai kencing.

Bagaimana Mendiagnosis Kondisi Sering Buang Air Kecil?


Keinginan yang sering untuk buang air kecil bisa merupakan gejala dari beberapa kondisi. Untuk mendiagnosis penyebab sering buang air kecil, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan pengobatan yang sudah dijalani, gejala atau infeksi yang dimiliki atau memiliki adanya perubahan dalam kebiasaan malam atau minum. Gejala ini kemungkinan menyertai frekuensi kemih termasuk demam, sakit punggung, muntah, menggigil atau kedinginan, rasa haus yang meningkat, kelelahan, perubahan urine atau keluarnya cairan dari penis atau vagina.

Sering Buang Air Kecil Bagaimana Pengobatannya?


Mengobati kondisi ini secara mendasar biasanya merupakan cara terbaik untuk mengobati kondisi sering buang air kecil. Pengobatan kemungkinan bisa juga untuk mengendalikan diabetes (kencing manis), mengobati infeksi saluran kemih (ISK) atau dengan menjalani terapi kanker. Jika kondisi ini didiagnosis sebagai kandung kemih yang terlalu aktif, pengobatan kemungkinan termasuk terapi perilaku seperti pelatihan kandung kemih, diet, latihan kegel dan pemantauan asupan cairan. Namun untuk lebih jelas, usahakan untuk melakukan konsultasi dengan dokter mengenai masalah Anda.

Setelah melakukan konsultasi dan pemeriksaan, penyebab sering buang air kecil bisa diketahui dengan melakukan berbagai tes atau pengujian. Hasil dari tes atau pengujian tersebut bisa didiagnosis dan ditentukan pengobatannya yang tepat. Pengobatan di Klinik Utama Gracia bisa Anda lakukan dengan menghubungi di nomor 081336361555 atau dengan melakukan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Penyebab, Gejala, Penyembuhan Infeksi Kandung Kemih

 

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.