Apakah Anda merupakan seorang wanita dan sering merasakan sakit ketika berhubungan seks? Jika ya maka mungkin merupakan gejala vaginitis, lalu apakah penyebabnya? Dan bagaimanakah cara untuk mengatasi hal tersebut? Jika Anda penasaran maka simak terus artikel ini sampai tuntas.

Sebelum membahas lebih lanjut perlu Anda ketahui bahwa, area kewanitaan sangat mudah atau sangat rentang untuk terinfeksi berbagai macam infeksi dan salah satunya adalah bisa terinfeksi vaginitis.

Baca Juga: Cara Menyembuhkan Vaginitis Pada Wanita

Namun sayangnya kebanyakan wanita seringkali mengabaikan gejala vaginitis yang muncul dan hal ini biasanya disebabkan kurangnya informasi dan pengetahuan mengenai vaginitis.

Meskipun vaginitis termasuk kondisi yang sering terjadi pada wanita, karena ini menyangkut kesehatan area kelamin. Tetapi, masih banyak wanita yang tidak mengetahui apa sebenarnya itu vaginitis dan apa saja penyebab serta gejala vaginitis.


Apakah Itu Vaginitis?


Vaginitis adalah sebuah peradangan yang terjadi pada area kewanitaan yang menyebabkan keluarnya cairan tidak normal, rasa gatal dan biasanya akan terasa nyeri pada area Miss V akibat adanya infeksi yang menyerang area kewanitaan.

Seperti yang kita ketahui, bahwa area kewanitaan termasuk organ yang sangat mudah untuk terinfeksi oleh berbagai jenis mikroorganisme jahat. Kondisi ini biasa dapat terjadi pada setiap wanita yang tidak menjaga kebersihan area kewanitaannya hingga menyebabkan infeksi.

Vaginitis juga ditandai dengan pembengkakan yang terjadi pada Miss V dan ini menimbulkan ketidaknyamanan pada wanita yang menderita gangguan ini. Vaginitis tidak begitu berbahaya, namun jika dibiarkan dapat menimbulkan komplikasi yang lebih buruk untuk kesehatan area kewanitaan.

 


3 Penyebab Vaginitis Pada Wanita

Umumnya, vaginitis terjadi karena adanya infeksi yang menyerang area kewanitaan. Ada bermacam-macam jenis infeksi yang dapat menyebabkan vaginitis, seperti bakteri, jamur, virus, parasit, alergi, dan gangguan keseimbangan hormon yang menyebabkan iritasi hingga infeksi.

1. Vaginosis bakteri

Tidak hanya gejala vaginitis, namun penyebab vaginitis sedikit sulit untuk diketahui. Seringnya, wanita mengalami vaginitis disebabkan adanya gangguan pada pertumbuhan bakteri jahat dan bakteri baik pada Miss V hingga menyebabkan terganggunya keseimbangan yang disebabkan oleh vaginosis bakteri.

2. Infeksi Jamur

Tahukah Anda bahwa infeksi jamur, seperti candida albicans yang tumbuh pada Miss V dapat menjadi penyebab vaginitis yang saat ini sedang Anda derita. Kondisi ini sering terjadi akibat tidak menjaga kebersihan area kewanitaan hingga menyebabkan Miss V menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi.

3. Mengalami Penyakit Menular Seksual
Penyakit menular seksual (PMS) adalah salah satu jenis penyakit kelamin berbahaya dan hal ini juga menjadi salah satu penyebab wanita mengalami vaginitis.

Baca Juga: 7 Penyakit Kelamin Berbahaya No 3 Bisa Mematikan!!

Kondisi ini sering terjadi karena penyakit trikomoniasis yang disebabkan oleh bakteri yang ditularkan melalui aktivitas seksual yang tidak aman.



Waspada, 5 Gejala Vaginitis Salah Satunya Sakit Ketika Berhubungan Seks

 



Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa hampir sulit untuk mengetahui setiap gejala vaginitis, karena gejala biasanya muncul setiap keadaan normal.

Namun, beberapa wanita yang mengalami vaginitis ditandai dengan beberapa gejala vaginitis dan salah satunya adalah sakit ketika berhubungan seks, lalu apa sajakah gejala lainnya? Berikut di bawah ini adalah penjelasannya:

1. Terasa Gatal Pada Area Disekitar Miss V

Biasanya, rasa gatal ini muncul pada permukaan vagina yang disertai dengan keputihan yang tidak normal. Wanita akan mengalami keputihan yang mengalami perubahan warna serta cairan disertai dengan bau yang tidak sedap.

2. Kadar Cairan yang Keluar Dari Miss V Mengalami Peningkatan

Penderita juga akan mengalami gejala vaginitis ditandai dengan pembengkakan pada permukaan vagina dan mengalami rasa gatal, iritasi, dan nyeri pada sekitar Miss V, hingga mengakibatkan ketidaknyamanan.

Penderita juga akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Biasanya, Anda akan mengalami pendarahan diluar masa menstruasi. Bahkan, akan terasa sakit ketika setiap melakukan aktivitas hubungan seksual.

3. Nyeri Saat Berhubungan Seksual

Rasa nyeri saat berhubungan seks bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab seperti: vagina yang kering, penggunaan pil KB, kurangnya cairan vagina sampai mengalami vaginitis.

Dan jika sesekali kaum wanita merasakannya maka tak perlu khawatir, akan tetapi jika Anda mengalaminya hampir setiap kali saat berhubungan seksual maka Anda harus mewaspadai hal tersebut karena sangat dikhawatirkan bisa menjadi gejala vaginitis.

4. Buang Air Kecil yang Terasa Menyakitkan

Umumnya buang air kecil yang terasa menyakitkan adalah salah satu pertanda adanya infeksi saluran kemih (ISK) dan paling sering menginfeksi wanita daripada pria akan tetapi hal ini juga bisa menjadi gejala vaginitis pada wanita.

5. Miss V Sering Mengalami Perdarahan Ringan Atau Bercak

Umumnya wanita yang telah dewasa akan mengalami yang namanya haid atau menstruasi dan hal ini tentu saja wajar dan normal terjadi, akan tetapi jika Anda mengalami perdarahan ringan diluar siklus menstruasi maka Anda harus mewaspadai hal tersebut karena mungkin saja merupakan salah satu gejala vaginitis pada wanita.


Seberapa Umumkah Vaginitis Terjadi?

Vaginitis merupakan kondisi yang sangat umum terjadi pada kaum wanita. Setidaknya, Anda akan mengalami vaginitis sekali seumur hidup Anda. Kondisi ini juga dapat menyerang wanita dari usia berapapun.

Namun, Jika Anda wanita muda yang sudah aktif berhubungan seksual, maka Anda memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini. Anda tidak hanya berisiko untuk mengalami vaginitis, namun Anda juga berisiko untuk terinfeksi berbagai penyakit kelamin menular lainnya.

Kapan Saya Harus Ke Dokter?

Banyak yang tidak mengetahui, bahwa mereka sedang mengalami vaginitis. Sehingga, kebanyakan penderita membiarkan kondisi ini tanpa melakukan penanganan apapun. Itulah, pentingnya untuk mengetahui setiap gejala yang muncul.

Baca Juga: Inilah Penyebab Keputihan Menjadi Bau

Waktu yang tepat untuk Anda melakukan pemeriksaan dengan dokter, yaitu saat Anda mengalami gejala yang mirip dengan vaginitis. Saat Anda mengalami keputihan yang tidak normal, serta merasakan nyeri dan bengkak pada area Miss V maka, segera periksakan diri Anda dengan dokter.


Bagaimana Cara Pengobatan Vaginitis Pada Wanita?


Setelah Anda mengalami gejala dan melakukan pemeriksaan dengan dokter, maka dokter akan memberikan Anda obat yang sesuai dengan kondisi dan penyebab Anda mengalami vaginitis.

Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan melalui cairan yang keluar dari Miss V. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui infeksi yang menyebabkan Anda mengalami vaginitis. Setelah dokter mengetahui penyebabnya, maka dokter akan memberikan Anda obat yang sesuai dengan kondisi ini.

Dokter akan memberikan Anda obat anti jamur apabila penyebab Anda mengalami vaginitis terjadi karena jamur. Dokter juga akan memberikan Anda antibiotik jika infeksi disebabkan oleh bakteri. Biasanya, dokter akan memberikan Anda salep atau krim untuk meredakan rasa gatal yang muncul.

Meskipun ini bukan kondisi yang berbahaya, namun vaginitis tetap harus diwaspadai dan dilakukan penanganan secara tepat sebelum berlanjut menjadi komplikasi yang mungkin saja sangat berbahaya.

Nah, Jika Anda memiliki gejala vaginitis seperti di atas maka sebaiknya segera periksakan diri Anda dengan dokter spesialis ginekologi di Klinik Utama Gracia melalui 081336361555 atau dengan melakukan konsultasi dengan tim medis kami melalui tombol konsultasi di atas ini.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.