Bagaimana Cara Membedakan Jenis Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal?


Umumnya kaum wanita tentunya sudah mengetahui bahwa terdapat jenis jenis keputihan dan biasanya jenis keputihan tersebut terbagi menjadi dua jenis yaitu keputihan normal dan keputihan tidak normal dan umumnya jenis keputihan tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan wanita.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa menurut Mayoclinic keputihan normal memiliki banyak fungsi khususnya bagi kesehatan wanita, karena cairan keputihan berfungsi untuk menjaga jaringan Miss agar tetap sehat, memberikan pelumasan dan melindungi terhadap infeksi dan iritasi.

Baca Juga: Awas Inilah Bahayanya Keputihan Tidak Normal Bagi Kesehatan Wanita

Dan biasanya jumlah cairan keputihan, warna keputihan dan konsistensi keputihan normal sangatlah bervariasi mulai dari keputihan lengket hingga bening dan berair, karena hal tersebut bisa tergantung pada berbagai macam faktor dan salah satunya bergantung pada tahap siklus menstruasi.

Sedangkan biasanya cairan keputihan tidak normal akan menimbulkan bau amis atau penampilan atau pelepasan yang tidak biasa yang terjadi bersamaan dengan timbulnya gatal-gatal atau nyeri dan tentunya hal tersebyt bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak normal pada Miss V.

Inilah Perbedaan Mencolok Jenis Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal

Mungkin kebanyakan wanita sudah mengetahui bahwa umumnya cairan keputihan yang normal akan berwarna putih susu dan tidak berbau akan tetapi tidak ada salahnya Anda mengetahui perbedaan antara jenis jenis keputihan normal dan tidak normal berikut di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya.

- Kondisi Cairan Keputihan
Perbedaan pertama yang paling mencolok untuk membedakan jenis jenis keputihan normal dan tidak normal adalah dengan melihat kondisi cairan keputihan yang keluar dari Miss V dan biasanya jenis keputihan normal dalam jumlahnya tidak terlalu banyak dan tidak berbau.

Sedangkan jenis keputihan berbahaya biasanya disebabkan oleh adanya infeksi tertentu seperti infeksi bakteri vaginosis, infeksi jamur maupun infeksi lainnya dan ketika cairan keputihan disebabkan oleh infeksi bakteri biasanya cairan keputihan bisa berubah warna menjadi hijau kekuningan, sampai keabuan.

Selain itu jumlah cairan keputihan nya bisa banyak dan cenderung terasa lengket ketika dipegang dan tentunya cairan keputihan tersebut bisa menempel pada celana dalam dan biasanya pada dinding Miss V juga akan dipenuhi dengan lapisan dari cairan keputihan.

Dan perlu Anda ketahui juga bahwa cairan keputihan yang disebabkan oleh adanya infeksi jamur akan memiliki kekentalan seperti keju atau seperti gumpalan susu dan jika jenis jenis keputihan tidak normal disebabkan oleh infeksi yang menyebabkan keputihan kuning maka bisa lengket serta jumlahnya akan bertambah banyak setiap harinya.

- Bau Cairan Keputihan
Perbedaan selanjutnya yang paling mencolok untuk membedakan jenis jenis keputihan normal dan tidak normal adalah dengan mencium cairan keputihan dan umumnya keputihan normal tidak akan mengeluarkan bau aneh.

Sedangkan berbeda dengan jenis keputihan tidak normal karena biasanya mengeluarkan bau khas, contohnya saja cairan keputihan yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri akan berbau amis seperti ikan, dan cairan keputihan yang disebabkan oleh jamur kadang tidak berbau dan cairan keputihan yang disebabkan karena adanya parasit maka akan memiliki bau yang khas.

- Dilihat Dari Gejala Lainnya
Perbedaan selanjutnya yang paling mencolok untuk membedakan jenis jenis keputihan normal dan tidak normal adalah bisa dilihat dari gejala lainnya, namun biasanya jenis keputihan normal tidak akan menimbulkan gejala aneh lain halnya dengan jenis keputihan tidak normal.

Karena biasanya jenis jenis keputihan tidak normal yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri maka bisa menimbulkan gejala yang paling sering dialami seperti terasa gatal-gatal pada area Miss V sehingga hal tersebut bisa menyebabkan Miss V memerah dan menimbulkan luka lecet akibat garukan dari tangan.

Selain itu biasanya jenis keputihan yang disebabkan oleh adanya infeksi jamur akan menimbulkan gejala seperti munculnya rasa panas di Miss V dan gejala tersebut kemungkinan besar akan semakin parah terjadi ketika wanita mengalami kehamilan.

Dan hal tersebut ternyata disebabkan oleh adanya kondisi area kewanitaan yang semakin lembab, sehingga membuat jamur dalam Miss V yang awalnya pertumbuhannya normal menjadi semakin banyak karena berkembangbiak.

Sedangkan jenis keputihan yang disebabkan oleh adanya parasit biasanya tidak ada gejala yang menyertainya ketika di fase awal, akan tetapi jika memasuki fase lanjut maka kemungkinan besar bisa menimbulkan gejala seperti terasa gatal-gatal, terasa nyeri saat buang air kecil dan juga perasaan nyeri saat melakukan hubungan badan.

Lalu, Apakah yang Menjadi Penyebab Keputihan Tidak Normal?


Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sebagian besar penyebab keputihan tidak normal bisa disebabkan oleh banyak hal seperti infeksi jamur yang berlebihan, vaginosis bakteri atau karena hal lainnya

Cairan keputihan yang tidak normal juga bisa menjadi gejala infeksi menular seksual (IMS) tertentu. Karena ini dapat menyebar untuk melibatkan uterus, ovarium dan saluran tuba, dan dapat diteruskan ke pasangan seksual

Maka penting untuk mendeteksi dan segera menyembuhkan IMS secepat mungkin dan berikut di bawah ini adalah beberapa penyebab keputihan berbahaya diantaranya:

- Penyebab yang berhubungan dengan infeksi atau pembengkakan

- Bakteri vaginosis

- Chlamydia trachomatis

- Gonorea

- Penyakit radang panggul (PID)

- Penyakit menular seksual

- Trikomoniasis

- Vaginitis

- Infeksi ragi yang berlebihan

Lalu, Mungkinkah Keputihan Berbahaya Disembuhkan?


Ya, tentu saja keputihan berbahaya bisa disembuhkan jika melakukan pengobatan di tahap awal tepatnya saat Anda mengalami ataupun melihat gejala keputihan tidak normal, karena dengan melakukan pemeriksaan di awal maka dapat mempermudah dokter untuk mencegah komplikasi yang bisa ditimbulkan.

Karena perlu Anda ketahui jenis keputihan berbahaya bisa memberikan komplikasi berbahaya jika tidak segera disembuhkan seperti bisa menimbulkan penyakit radang panggul, mengalami kemandulan, dan juga bisa kehamilan ektopik yaitu kehamilan yang terjadi diluar rahim.

Sedangkan keputihan tidak normal juga bisa menyebabkan penyakit radang panggul (PID) yang terjadi akibat infeksi yang merambat dari Miss V yang menuju ke atas dan biasanya akan menimbulkan gejala seperti nyeri panggul yang parah, nyeri perut bagian bawah sampai mengalami demam sedangkan kemandulan merupakan kelanjutan dari penyakit radang panggul yang sudah semakin parah

Dan jika misalkan Anda merasa memiliki jenis jenis keputihan ataupun gejala keputihan tidak normal seperti di atas maka ada baiknya untuk menyembuhkan hal tersebut segeralah berobat di Klinik Utama Gracia untuk menjalani pengobatan yang paling tepat.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.