Mungkin kebanyakan orang kurang setuju jika wanita harus melakukan tes Keperawanan sebelum menikah, lalu seperti apa tes keperawanan dilakukan? Dan bagaimanakah cara untuk melakukannya? Jika Anda penasaran maka ada baiknya baca artikel ini sampai tuntas.

Pengujian keperawanan adalah topik yang sangat sensitif karena tidak hanya terkait dengan perilaku seksual seseorang namun secara intrinsik terkait dengan gender, seksual, sejarah, agama dan budaya yang jauh lebih kompleks.

Sementara itu banyak cerita rakyat memiliki beberapa perbedaan dan pandangan mengenai masalah keperawanan, namun satu yang pasti bahwa wanita masih dikatakan masih perawan jika belum pernah melakukan hubungan seksual dengan pasangan begitu juga dengan kaum pria.

Baca juga: Selain Seks, Inilah 5 Faktor Penyebab Hilangnya Keperawanan Wanita

Selain itu selaput dara wanita (hymen) mungkin tidak selalu bisa menjadi patokan seorang wanita masih perawan ataupun tidak, karena seperti yang telah dijelaskan oleh artikel yang lalu bahwa selaput dara wanita bisa robek tidak hanya saja karena aktivitas seksual saja namun juga bisa terjadi karena berbagai macam hal, sehingga untuk menentukan apakah masih perawan atau tidak membutuhkan tes medis dari ahli ginekologi.



Lalu, Seperti Apa Tes Keperawanan Pada Wanita dan Bagaimana Cara Melakukannya?


Saat ini, tes keperawanan untuk anak perempuan bergantung pada adanya selaput dara utuh pada Miss V dan perlu Anda ketahui bahwa selaput dara adalah selaput tipis yang menutupi pembukaan vagina seorang gadis dan biasanya saat pertamakali berhubungan seks selaput dara bisa robek dan mengeluarkan darah, namun pada beberapa wanita mungkin bisa saja tidak mengeluarkan darah karena selaput dara memiliki banyak jenis dan jenis yang paling banyak ditemui adalah selaput dara anullar.

Nah, oleh karena hal ini banyak pria yang hanya mengira jika wanita yang masih perawan sudah pasti mengeluarkan darah saat pertamakali berhubungan seks dan juga tidak adanya pendarahan ditafsirkan sebagai pertanda bahwa dia memiliki pengalaman seksual sebelumnya

Sehingga persepsi tersebut sudah menjadi legenda di kalangan pria, tapi sayangnya persepsi tersebut terbantahkan dengan adanya fakta bahwa terdapat banyak jenis selaput dara pada wanita, jadi belum tentu wanita yang tidak keluar darah saat berhubungan seks tidak perawan, karena untuk memastikannya membutuhkan tes keperawanan, lalu seperti apa tes keperawanan dilakukan?

- Biasanya seperti apa tes keperawanan dilakukan dengan bantuan ahli ginekologi dan awalnya seorang wanita akan diminta relaks untuk duduk maupun berbaring di kursi maupun tempat tidur yang telah disediakan oleh ahli ginekologi

- Kemudian ahli ginekologi akan meminta untuk menekuk kaki dengan posisi mengangkang sama halnya seperti posisi tes Pap Smear ataupun posisi melahirkan. Karena posisi ini dinilai merupakan posisi yang paling mudah untuk melakukan seperti apa tes keperawanan.

- Lalu setelah pasien wanita melakukan posisi tersebut kemudian mintalah kepada pasien untuk membuka celana dalam kemudian mintalah pasien wanita agar mengangkang seperti posisi wanita sedang melahirkan.

- Kemudian dokter akan memeriksakan keperawanan wanita dengan bantuan alat spekulum (yaitu jenis alat kedokteran yang berfungsi untuk membuka bibir ataupun mulut Miss V) dan dengan alat ini maka ahli ginekologi dapat dengan mudah melihat dengan jelas selaput dara masih utuh ataupun tidak

- Setelah melakukan tes keperawanan maka biasanya dokter nantinya akan menyimpulkan bahwa pasien wanita tersebut masih perawan ataupun tidak dan biasanya jika masih perawan maka akan terlihat selaput tipis yang menutupi dinding dan bibir Miss V dan begitu juga sebaliknya.

Namun, sayangnya saat ini tes keperawanan bagi masyarakat yang paling maju dianggap merendahkan kehormatan seorang wanita dan dengan demikian merupakan pelanggaran hak asasi manusia.

Bahkan Amnesty International sebenarnya mencantumkan tes keperawanan sebagai semacam pelanggaran terhadap kaum wanita karena hal ini merendahkan wanita sehingga membuat banyak pasangan tidak mempercayai bahwa pasangannya masih perawan.

Baca juga: Selaput Dara Robek Sebelum Nikah? Begini Cara Mengembalikannya

Selain itu beberapa negara di Afrika, momok penyakit AIDS telah memaksa pemimpin masyarakat untuk menggunakan tes keperawanan, karena menurutnya hal tersebut dilakukan sebagai cara untuk mencegah remaja terlibat dalam perilaku seksual bebas.

Sehingga untuk mengatasi hal tersebut penting bagi wanita untuk berkata jujur mulai dari sekarang apakah Anda pernah melakukan hubungan seksual tersebut dengan pacar Anda sebelumnya ataupun tidak, karena mungkin saja calon suami Anda nantinya bisa kecewa karena hal tersebut.

Lalu, Bagaimanakah Cara Untuk Mengembalikan Keperawanan yang Sudah Hilang?


Perlu Anda ketahui bahwa seorang ahli bedah plastik dapat memperbaiki atau lebih tepatnya merekonstruksi selaput dara wanita yang sudah hilang ataupun robek sehingga akan mengembalikan keperawanan wanita seperti belum pernah melakukan hubungan seks, dan berikut di bawah ini adalah beberapa bentuk operasi selaput dara yang perlu Anda ketahui.

Baca Juga: Ternyata Begini Proses Operasi Selaput Dara Pada Wanita

1. Hymenoplasty
Hymenoplasty adalah rekonstruksi bedah selaput dara pada wanita untuk mengembalikannya ke keadaan perawan setelah selaput dara wanita tersebut pecah ataupun robek karena aktivitas seksual.

Biasanya operasi ini bisa dilakukan berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah seorang wanita kehilangan keperawanannya dan tujuan utama Hymenoplasty adalah untuk mengembalikan selaput dara ke keadaan sebelum robek, selain itu banyak wanita yang melakukan Hymenoplasty dengan banyak alasan seperti: alasan moral, budaya atau sosial.

2. Hymen Repair atau Hymenorrhaphy
Hymen Repair atau Hymenorrhaphy (operasi selaput dara sederhana) biasanya dilakukan minimal 1 bulan sampai 6 minggu sebelum wanita melakukan pernikahan, sehingga jahitan internal pada Miss V akan menghilang sama sekali dan perbaikan selaput dara sederhana juga dilakukan dengan dua cara.

Operasi perbaikan selaput dara pertama didasarkan pada perkiraan jahitan dengan selaput dara atau sisa-sisa (Hymenorrhaphy) yang menembus dengan kekuatan penetrasi yang menyebabkan beberapa perdarahan.

3. Vaginoplasty
Vaginoplasty adalah sebuah prosedur medis yang bertujuan untuk mengencangkan kembali Miss V wanita yang telah menjadi kendur akibat berbagai macam hal seperti karena persalinan atau penuaan yang terjadi pada Miss V.

Bahkan beberapa ahli bedah dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengklaim bahwa Vaginoplasty dapat meningkatkan kepekaan pada Miss V. Perlu Anda ketahui bahwa vaginoplasty bisa memperbaiki bagian luar Miss V, bagian dalam, dinding Miss V, bibir kemaluan, dan pada hymen, namun biasanya bagian bawah Miss V paling sering mendapatkan perbaikan.

Saya Ingin Mengembalikan Keperawanan, Dimanakah Tempatnya?

Nah, itulah tadi berbagai macam penjelasan mengenai seperti apa tes keperawanan dan jika Anda ingin mengembalikan keperawanan melalui prosedur medis maka Anda bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia, atau Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan mengklik tombol chat online di atas.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.