Apakah Anda pernah mengalami kandung kemih sakit? lalu apakah yang menyebabkan hal tersebut dan apakah hal tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan? Nah jika Anda penasaran maka baca terus artikel ini sampai tuntas yah.

Sebelum membahas lebih lanjut ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bahwa kandung kemih adalah organ berongga di bawah perut yang berfungsi untuk mengumpulkan urin dari ginjal sebelum nantinya dibuang melalui proses urinasi.

Selain itu kandung kemih memiliki fungsi lainnya seperti: untuk mencegah tekanan di dalam kandung kemih yang biasanya meningkat ketika urin bertambah sehingga bisa menyimpan urin lebih banyak di kandung kemih, sampai berfungsi untuk menjaga agar air urin tidak keluar sendiri saat kandung kemih penuh bahkan manusia bisa menahan rasa ingin berkemih antara 2 sampai 5 jam.



Kandung Kemih Sakit, Apa Penyebabnya?


Ternyata perlu Anda ketahui bahwa masalah kandung kemih sakit umumnya disebabkan oleh tiga penyebab umum yaitu nyeri kandung kemih (sistitis interstisial), infeksi saluran kemih dan kanker kandung kemih dan berikut di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya.

Ternyata perlu Anda ketahui bahwa masalah kandung kemih sakit umumnya disebabkan oleh tiga penyebab umum yaitu nyeri kandung kemih (sistitis interstisial), infeksi saluran kemih dan kanker kandung kemih dan berikut di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya.

Baca Juga: Apakah Cystitis Itu? Apakah Berbahaya

- Karena Sistitis Interstitial
Interstitial cystitis (IC) adalah kondisi kronis dimana kandung kemih menjadi meradang dan biasanya ditandai dengan kombinasi kandung kemih sakit dan kadang-kadang timbul nyeri di panggul dan perasaan nyeri tersebut bisa berkisar dari rasa terbakar ringan hingga rasa sakit yang parah.

Interstitial cystitis mungkin disebabkan oleh salah satu kondisi cacat pada lapisan kandung kemih dan kaum wanita jauh lebih mungkin mengalami IC dibandingkan dengan pria.

Selain itu gejala utama IC adalah rasa sakit, yang paling kuat saat kandung kemih terisi dan mereda saat kandung kemih menguap dan perasaan nyeri juga bisa dirasakan lebih umum pada bagian bawah punggung, perut, atau selangkangan.

Seseorang dengan kondisi ini mungkin juga bisa buang air kecil lebih sering atau merasakan kebutuhan mendesak untuk buang air kecil, namun mereka mungkin hanya mengeluarkan sedikit air kencing setiap saat.



- Karena Infeksi Saluran Kemih
Infeksi saluran kemih ataupun yang biasanya disebut dengan anyang anyangan adalah infeksi yang terjadi di sistem kandung kemih akibat adanya bakteri E. Coli yang masuk kandung kemih, ginjal, ureter sehingga ISK dapat mempengaruhi berbagai macam organ seperti diatas. Namun, awalnya saluran kemih biasanya steril tetapi terkadang bakteri E. Coli bisa menyelinap masuk melalui uretra yang menghubungkan kandung kemih dengan bagian luar tubuh.

Sehingga akibat hal tersebut seseorang bisa mengalami berbagai macam gejala seperti kandung kemih sakit atau perasaan terbakar saat buang air kecil, perasaan mendesak untuk perlu buang air kecil, nyeri di perut, air urin berbau dan berdarah.

Baca Juga: Apakah ISK itu?

Biasanya dokter akan mendiagnosa infeksi saluran kencing dengan mengambil sampel urin dan menguji bakteri penyebabnya, selain itu dokter juga akan meresepkan obat antibiotik untuk mengobati gejala ISK untuk beberapa hari ke depan dan dokter juga akan menyarankan Anda untuk minum air putih yang banyak untuk membersihkan bakteri dari saluran kemih Anda.

- Karena Kanker Kandung Kemih
Sama seperti kanker bisa terbentuk di organ lain dan kanker ini bisa berkembang di kandung kemih dan jenis kanker kandung kemih yang paling umum adalah karsinoma sel yang dimulai di lapisan paling dalam dari jaringan yang melapisi kandung kemih.

Selain kanker kandung kemih dapat menimbulkan gejala sakit pada kandung kemih akan tetapi masih terdapat beberapa gejala lainnya seperti: terdapat darah dalam air urin, terasa sakit saat buang air kecil, kesulitan untuk buang air kecil, sering buang air kecil atau kebutuhan mendesak untuk buang air kecil, dan nyeri pada punggung.

Tes Berikut Dapat Digunakan Untuk Mendiagnosa Kanker Kandung Kemih, Diantaranya:



A. Sistoskopi
Biasanya dokter akan memasukkan tabung tipis dan ringan yang disebut cystoscope ke dalam kandung kemih dan selama tes tersebut, dokter dapat membuang sampel jaringan dari kandung kemih untuk diperiksa di laboratorium untuk pertumbuhan kanker tertentu.

B. Tes CT atau MRI
Tes CT atau MRI digunakan untuk mengambil gambar detil kandung kemih yang dikirim ke layar komputer sehingga dokter dapat dengan mudah melihat sel kanker dan jika dokter telah melihat sel kanker maka mungkin dokter akan menyuntikkan cairan khusus untuk membantu sel kandung kemih agar muncul lebih jelas.

C. Pyelogram Intravena (IVP)
Pyelogram intravena (IVP) adalah serangkaian sinar-X yang diambil dari ginjal, ureter, dan kandung kemih menggunakan pewarna kontras untuk menyoroti organ-organ ini.

Apakah Kandung Kemih Sakit Bisa Berbahaya?
Bila diobati dengan segera dan benar maka biasanya penyakit ini tidak akan berbahaya akan tetapi jika tidak segera diobati maka bisa menjadi masalah yang lebih serius dan berikut di bawah ini adalah komplikasi yang bisa terjadi jika kandung kemih tidak segera diobati:

- Bisa Mengakibatkan Infeksi Ginjal
Ternyata infeksi kandung kemih yang tidak diobati dapat menyebabkan infeksi ginjal yang juga disebut pielonefritis (pie-uh-low-nuh-FRY-tis) dan parahnya lagi infeksi ginjal dapat merusak ginjal Anda secara permanen.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua berisiko besar mengalami kerusakan ginjal akibat infeksi kandung kemih karena gejala mereka sering diabaikan atau salah untuk kondisi lain.

- Mengakibatkan Darah Dalam Urin
Jika Anda mengalami cystitis kemungkinan besar Anda akan mengalami darah dalam urin, namun jangan khawatir karena hal tersebut dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat

- Menyebabkan Gejala yang Berhubungan Dengan Iritasi Kandung Kemih
Karena kebanyakan kasus Cystitis dapat menyebabkan gejala yang berhubungan dengan iritasi kandung kemih, maka jika tidak segera diobati dapat menyebabkan rasa seperti terbakar saat buang air kecil, keluar darah dalam urin, dan terkadang demam dan sakit perut.

- Menyebabkan Tekanan Darah Rendah yang Mengancam Jiwa
Ternyata jika cystitis yang tidak segera disembuhkan bisa menjadi jauh lebih berbahaya saat cystitis telah menyebar dari kandung kemih ke aliran darah atau ke ginjal. Karena infeksi yang telah menyebar dengan cara ini dapat menyebabkan tekanan darah rendah yang bisa mengancam jiwa Anda dan juga dapat mempengaruhi organ lain di dalam tubuh Anda.

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai kandung kemih sakit dan misalkan Anda merasa memiliki hal tersebut maka sudah saatnya Anda untuk berkonsultasi dengan Kami dengan mengklik tombol chat online di atas atau Anda juga bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.