Mungkin hampir sebagian besar wanita masih asing jika mendengar penyakit radang panggul, lalu apakah penyakit radang panggul itu?. Ya penyakit radang panggul ataupun pelvic inflammatory disease (PID) adalah infeksi yang menyerang pada organ-organ sistem reproduksi wanita.

Infeksi tersebut termasuk pada uterus, ovarium, saluran tuba, dan leher rahim dan biasanya radang panggul disebabkan oleh adanya infeksi menular seksual (IMS), seperti klamidia atau gonore yang ditularkan oleh hubungan seks dan seiring berjalannya waktu maka infeksi ini bisa berpindah ke organ panggul wanita.

Bahkan menurut penelitian dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS dan kondisi ini biasanya terjadi dan mempengaruhi sekitar 1 juta wanita setiap tahun di Amerika Serikat.

Mengenal Radang Panggul, Penyakit yang Bisa Membuat Wanita Mandul

http://klinikginekologi.net/penyakit-kelamin/126-penyebab-penyakit-gonore.html

Diketahui seorang wanita bisa mendapatkan PID jika bakteri bergerak naik dari Miss V atau leher rahim dan masuk ke organ reproduksi sehingga mungkin juga berbagai jenis bakteri dapat menyebabkan PID.

Namun, yang paling sering, PID disebabkan oleh adanya infeksi dari dua IMS yang umum: gonore dan klamidia, tapi kabar baiknya jumlah wanita dengan PID telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, mungkin hal ini karena lebih banyak wanita yang mendapatkan tes secara teratur untuk klamidia dan gonore.

Beberapa wanita juga bisa mendapatkan PID tanpa mengalami IMS, karena mungkin bakteri normal di Miss V bisa masuk ke organ reproduksi wanita dan terkadang bisa menyebabkan PID. Terkadang juga bakteri ini berjalan menuju organ reproduksi wanita karena douching sehingga ada baiknya Anda hindari kebiasaan buruk tersebut agar terhindar dari PID, karena PID bisa memberikan komplikasi jangka panjang seperti:

A. Wanita bisa mengalami masalah ketidaksuburan ataupun masalah kemandulan, sehingga wanita yang mengalami PID sangat sulit untuk hamil
B. Wanita bisa mengalami masalah kehamilan ektopik yaitu sebuah kondisi dimana kehamilan yang terjadi di luar rahim
C. Wanita bisa mengalami nyeri panggul kronis, yaitu rasa nyeri di perut bagian bawah disebabkan oleh jaringan parut tuba falopi dan organ panggul lainnya.
D. Infeksi PID juga bisa menyebar ke bagian lain tubuh Anda dam Jika menyebar ke darah Anda, itu bisa menjadi ancaman bagi kehidupan wanita.

Bahkan menurut Centers for Disease Control and Prevention, sekitar 10 % sampai 15 % wanita dengan PID akan mengalami kesulitan untuk mengalami kehamilan. Selain itu, Departemen Kesehatan Kabupaten Berkeley mencatat bahwa sekitar 9 % wanita akan memiliki kehamilan ektopik, dan 18 % wanita memiliki nyeri pelvis kronis akibat PID.

Lalu, Apakah Tandanya Jika Wanita Mengalami Radang Panggul?


Sayangnya, diluar sana banyak wanita yang tidak tahu bahwa mereka menderita PID karena mereka tidak memiliki tanda atau gejala, akan tetapi jika gejala memang terjadi akan menimbulkan tanda-tandanya diantaranya adalah sebagai berikut:

- Mengalami nyeri di perut bagian bawah
- Mengalami demam tinggi
- Keluar cairan keputihan yang mungkin berbau busuk
- Seks yang menyakitkan
- Sakit saat buang air kecil
- Periode menstruasi tidak teratur
- Nyeri di perut bagian kanan atas, namun hal ini jarang terjadi
- PID bisa datang dengan cepat, dengan rasa sakit dan demam yang ekstrem terutama jika disebabkan oleh gonore.

Sehingga ada baiknya jika Anda memiliki beberapa tanda diatas yang parah, maka segeralah hubungi dokter Anda, karena mungkin saha infeksi PID telah menyebar ke aliran darah atau bagian lain dari tubuh Anda dan sekali lagi ini bisa menjadi kondisi yang mengancam jiwa.

Bagaimana Caranya Untuk Bisa Mengurangi Risiko Terkena PID?
Satu-satunya cara untuk menghindari dari PID adalah tidak memiliki seks vaginal, anal, atau oral, namun Anda tetap masih bisa melakukan hubungan seks dengan pasangan sah Anda, atau Anda yang aktif secara seksual harus menggunakan kondom lateks setiap kali berhubungan seks.

Dapatkah Radang Panggul disembuhkan?
Ya, jika PID didiagnosis lebih awal, maka bisa diobati. Namun, pengobatan tidak akan mengembalikan kerusakan yang telah terjadi pada sistem reproduksi Anda, karena semakin lama Anda menunggu untuk diobati maka semakin besar kemungkinan Anda akan mengalami komplikasi dari PID.

Selain itu pastikan untuk memberi tahu pasangan seks terakhir Anda, agar mereka bisa juga bisa diuji dan diobati untuk PMS sebelum Anda melakukan hubungan seks lagi, karena hal ini akan sangat membantu untuk mencegah penyebaran sehingga Anda tidak saling terinfeksi.



Itulah tadi berbagai macam pembahasan mengenai radang panggul, dan jika misalkan Anda mengalami hal tersebut maka Anda bisa berkonsultasi dengan mengklik tombol chat online, atau bisa datang langsung kepada Kami di Klinik Utama Gracia.