Mungkin hampir sebagian besar wanita akan mengkhawatirkan jika memiliki keputihan warna kuning yang tiba-tiba menetes di celana dalam, karena pada umumnya keputihan yang normal itu akan berwarna putih susu serta tidak akan berubah warna menjadi kuning.

Perlu Anda ketahui juga bahwa sebagian besar keputihan adalah hal normal dan jumlah keputihan bisa sangat bervariasi, seperti bau dan rona (warnanya bisa berkisar dari yang jernih sampai putih susu), tergantung pada waktu dalam siklus haid Anda.

Misalnya saja akan ada lebih banyak cairan keputihan jika wanita berovulasi, sedang menyusui, atau sedang terangsang secara seksual. Namun yang perlu Anda waspadai adalah jika keputihan Anda sudah berubah warna dan terasa gatal karena merupakan salah satu jenis keputihan tidak normal.



Keputihan Warna Kuning Di Celana Dalam, Bahayakah?


Perlu Anda garis bawahi jika Anda mengalami keputihan berwarna kuning yang menetes di celana dalam, maka Anda perlu mewaspadai hal tersebut karena keputihan berwarna kuning merupakan jenis keputihan tidak normal yang berbahaya dan hal tersebut bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab diantaranya:

A. Gonore
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa gonore merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) yang penyebarannya diakibatkan oleh hubungan seks dengan seseorang yang sudah terinfeksi gonore dan ternyata keputihan berwarna kuning tersebut bisa disebabkan oleh penyakit gonore.

Biasanya seorang wanita yang mengalami keputihan yang diakibatkan oleh gonore akan mengalami keputihan yang berwarna putih ataupun keruh disertai dengan timbulnya perdarahan yang terjadi di luar siklus menstruasi, dan dibarengi dengan nyeri panggul dan inkontinensia urine.

B. Trikomoniasis
Trichomoniasis adalah salah satu jenis infeksi menular seksual (IMS) dan hal ini merupakan hal yang sangat umum. Bahkan menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) 3,7 juta orang Amerika terinfeksi trikomoniasis pada waktu tertentu.

Biasanya seorang wanita yang mengalami keputihan yang diakibatkan oleh Trikomoniasis akan mengalami keputihan yang berwarna kuning atau berwarna hijau dan berbusa disertai dengan bau tak sedap, serta timbul rasa nyeri dan gatal saat buang air kecil.

C. Vaginosis Bakteri
Vaginosis bakteri adalah infeksi pada Miss V yang disebabkan oleh adanya bakteri vaginiosis dan akibat bakteri ini bisa menyebabkan keputihan bisa berubah warna menjadi kuning, atau putih dan abu-abu disertai dengan bau amis.

Selain itu biasanya wanita juga akan mengalami keputihan dibarengi dengan rasa gatal dan perih di area Miss V dan juga biasanya di sekitar vulva akan tampak kemerahan dan juga membengkak.

D. Infeksi Jamur
Jika Anda mengalami keputihan berwarna kuning pucat seperti keju atau berwarna putih, dengan konsistensi lebih padat mungkin hal tersebut dikarenakan karena adanya infeksi jamur.

Biasanya seorang wanita akan mengalami keputihan berwarna kuning tersebut dibarengi dengan rasa gatal, nyeri dan pembengkakan di sekitar vulva, dan juga bisa terasa sakit saat melakukan hubungan badan.

Keputihan Warna Kuning Diakibatkan Infeksi Menular Seksual


Terdapat sebuah penelitian yang diterbitkan dalam terbitan pada bulan Agustus yang berjudul "Sexually Transmitted Infections" menemukan bahwa sekitar 22 % dari 319 wanita India yang memiliki keputihan tidak normal memiliki infeksi menular seksual. Namun, banyak wanita dengan infeksi menular seksual tidak mengalami perubahan nyata dalam keputihan mereka.

Trichomoniasis adalah salah satu jenis infeksi menular seksual lainnya yang disebabkan oleh mikroorganisme bersel satu yang disebut Trichomonas vaginalis. Sehingga infeksi ini dapat menyebabkan keputihan berwarna ke hijau kekuningan, selain itu cairan keputihan tersebut mungkin memiliki bau tak sedap dan disertai rasa gatal dan terbakar, meski beberapa wanita tidak mengalami gejala ini.



Itulah tadi berbagai macam penjelasan mengenai keputihan warna kuning yang pada intinya jika Anda mengalami keputihan yang telah berubah warna mejadi kuning maka bisa menandakan kondisi yang harus Anda waspadai, sehingga ada baiknya segera periksakan kepada Kami di Klinik Utama Gracia.