Apakah impotensi dapat disembuhkan? Impotensi berarti seorang pria tidak dapat mempertahankan ereksi yang cukup untuk hubungan seksual yang memuaskan. Pada kebanyakan pria terkadang mengalami masalah ereksi dan kemungkinan meningkat seiring bertambahnya usia. Impotensi bukan penyakit, akan tetapi merupakan gejala dari beberapa masalah lain.

Seperti masalah fisik atau masalah psikologis atau campuran dari ke 2 nya. Kondisi ini sangat menyusahkan dan dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan diri dan harga diri atau bisa menjadi depresi serta masalah hubungan lainnya. Ada beberapa solusi, akan tetapi dengan mengenai masalahnya dan mengkonsultasikannya dengan dokter adalah langkah yang paling penting.

Impotensi Pada Pria

Apakah impotensi dapat disembuhkan dengan cepat? Ketidakmampuan yang persisten atau berulang untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup baik untuk menyelesaikan aktifitas seksual dengan memuaskanm baik itu masturbasi, seks oral atau hubungan seks anal dan seks vaginal. Ketidakmampuan sesekali untuk mencapai ereksi yang memuaskan biasanya bukan merupakan masalah yang serius.

Penyebab Utama Impotensi Adalah


Impotensi dapat disembuhkan dengan apa? Ada 2 penyebab utama impotensi baik fisik maupun psikologis. Sebagian besar kasus bersifat fisik akan tetapi juga jelas pada kebanyakan pria dengan impotensi juga dengan cepat merasa cemas, stress atau depresi. Perasaan ini dapat dengan mudah membuat gejala impotensi lebih buruk.

1. Penyebab Fisik
• Diabetes (kencing manis), sebagian pria yang mengalami diabetes (kencing manis) berusia 30 tahun hingga 34 tahun dan dipengaruhi oleh impotensi seperti halnya sebagian pria dengan diabetes berusia 60 tahun hingga 64 tahun.
• Aliran darah yang tidak adekuat ke penis karena arteri mengalami kerusakan (suatu kondisi yang disebut aterosklerosis) atau rusak. Ini menyebabkan kasus impotensi pada pria berusia diatas 50 tahun. Merokok yang melibatkan kasus impotensi, penyempitan pembuluh darah dan penyebab utama kerusakan arteri yang menuju ke penis. Salah satu penyebab kerusakan pembuluh darah yang tidak banyak diketahui.
• Alkohol dapat merusak saraf yang mengarah ke penis, mengurangi kadar hormon testosteron dan meningkatkan kadar hormon estrogen wanita.
• Efek samping dari obat-obatan yang diresepkan terutama yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, penyakit jantung, depresi dan kanker. Sebagian kasus impotensi kemungkinan disebabkan oleh obat-obatan untuk mengobati kondisi lain.
• Cedera tulang belakang. Sebagian pria dengan cedera tulang belakang dipengaruhi oleh impotensi.
• Operasi kelenjar prostat (operasi lain di sekitar panggul atau pelvic). Risiko impotensi tergantung pada jenis operasi, akan tetapi sebagian pria yang memiliki porstatektomi radikal akan mengalami impotensi.

2. Penyebab Psikologis
• Konflik hubungan.
• Stress dan kecemasan.
• Depresi pria yang terkena depresi juga memiliki impotensi.
• Kebosanan seksual.

Baca Juga : Dampak Dan Gejala Impotensi Pada Pria Yang Harus Ditangani

 

Beberapa Tanda Dan Gejala Impotensi

Beberapa perkiraan menunjukkan sebagian pria diatas usia 40 tahun akan mengalami masalah ereksi. Gejala masalah ereksi dapat meliputi:
 
• Tidak bisa ereksi.
• Mengalami ereksi parsial.
• Mengalami ereksi dengan durasi yang lebih pendek dari biasanya.

Impotensi Dan Cara Mendiagnosisnya


Apakah impotensi dapat disembuhkan? Pada kebanyakan pria tidak senang dengan kemampuannya untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Karena sebagian besar pria pada umumnya tidak mau membahas kehidupan seksnya bahkan ketika kondisinya baik-baik saja. Fahami bahwa impotensi dapat memiliki penyebab medis seperti halnya asma atau radang sendi.

Konsultasikan dengan dokter untuk membantu Anda dalam beberapa cara. Dokter dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan apapun yang kemungkinan menjadi efek sampingnya. Jika mencurigai adanya alasan psikologis, dokter melakukan tindakan yang sesuai dan membantu dalam konsuling, ada beberapa tes atau pengujian yang kemungkinan termasuk:

• Pemeriksaan fiisk yang kemungkinan termasuk alat kelamin dan kelenjar prostat.
• Memeriksa obat-obatan untuk efek samping.
• Tes atau pengujian darah dan urine untuk hormon, lemak darah, fungsi hati dan ginjal serta diabetes (kencing manis).

Jika masalah ereksi memiliki penyebab medis, dokter dapat merekomendasikan pengobatan yang sesuai.

Impotensi Dapat Disembuhkan Dengan Pengobatan Yang Efektif


Impotensi dapat disembuhkan dengan pengobatan apa? Pengobatan untuk impotensi meliputi beberapa hal yang sangat bervariasi diantaranya:

• Konseling psikologis.
• Pengobatan oral.
• Pengobatan intravena atau penyisipan obat-obatan.
• Perangkat pompa vakum.
• Implan penis bedah yang kaku atau tiup.
• Pergantian hormon testosteron (hanya untuk pria dengan kadar hormon rendah).

Dengan pengobatan yang rutin, apakah impotensi dapat disembuhkan? Pengobatan impotensi bisa dilakukan hanya di Klinik Utama Gracia. Klinik ini khusus menangani permasalahan Andrologi, Ginekologi dan PMS. Untuk lebih jelasnya hubungi kami 081336361555 atau dengan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Beberapa Faktor Impotensi Yang Dapat Terjadi

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.