Atasi prostat dan pengobatannya secara rutin dan efektif. Prostat adalah kelenjar kecil yang berada di bagian bawah kandung kemih pada pria. Seperti uretra yaitu tabung yang mengosongkan urine keluar dari kandung kemih dan mengalir melalui prostat. Prostat dapat menghasilkan cairan dalam semen. Prostatitis adalah radang kelenjar prostat dan terkadang muncul di area nya atau di sekitarnya dan itu bukan kanker. Pada pria yang memiliki prostat, kelenjar ini terletak di depan rektum dan dibawah kandung kemih. Kelenjar ini membungkus di sekitar uretra.

Prostat Pada Pria Adalah

Prostat berarti kelenjar kecil pada pria. Prostatitis adalah peradangan pada prostat atau kondisi yang sering menyakitkan pada pria. Mempengaruhi sebagian besar pria muda dan tua. Dokter kemungkinan mengalami kesulitan mendiagnosis prostat karena gejalanya tidak sama untuk setiap penderitanya dan banyak dari gejalanya seperti kencing yang menyakitkan atau terbakar.
 
Dan pengosongan kandung kemih yang tidak lengkap. Bisa menjadi tanda-tanda penyakit lain. Gejala lain termasuk sering kencing, kencing terburu-buru, nyeri punggung bawah, terasa terbakar pada penis, nyeri di area dubur dan skrotum, nyeri perut bagian bawah, nyeri dengan ejakulasi dan demam atau menggigil.

Apa Yang Menjadi Penyebab Utama Prostat?


Prostat paling sering disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini menyebar atau menular dari dubur atau urine yang terinfeksi. Seseorang tidak bisa terkena prostat dari orang lain, karena kondisi ini bukan penyakit kelamin. Akan tetapi bisa diakibatkan oleh beberapa penyakit menular seksual (PMS). Untuk mengetahui penyebabnya secara rinci segera hubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan.

Baca Juga : Prostat Bengkak Apakah Sulit Diatasi?

 

Apa Saja Tanda Dan Gejala Prostat Pada Pria?

Berikut ini adalah tanda dan gejala prostat yang paling umum, meliputi:
 
• Sering kencing.
• Terasa terbakar atau menyengat saat kencing.
• Nyeri saat kencing.
• Urine yang lebih sedikit saat kencing.
• Nyeri dan adanya tekanan pada dubur.
• Demam dan menggigil (pada infeksi akut).
• Nyeri di punggung bagian bawah atau panggul (pelvic).
• Debit melalui uretra saat kencing.
• Disfungsi ereksi atau hilangnya dorongan seksual.
• Sensasi berdenyut di area dubur atau genital.
 
Tanda dan gejala prostat kemungkinan terlihat seperti kondisi atau masalah medis lainnya. Konsultasikan dengan dokter mengenai masalah ini untuk didiagnosis. Setelah didiagnosis bisa ditentukan prostat dan pengobatannya dengan tepat.

Bagaimana Prostat Didiagnosis Dengan Benar?


Dokter akan meninjau riwayat kesehatan dan seksual. Selain itu dengan melakukan pemeriksaan fisik. Tes atau pengujian lain kemungkinan termasuk:

• Kultur Urine
Tes atau pengujian ini untuk mengumpulkan cairan prostat dan urine. Lalu diperiksa untuk sel darah putih dan bakteri.

• Tes Atau Uji Dubur Secara Digital
Dalam tes atau pengujian ini, dengan menempatkan jari dengan sarung tangan ke dalam dubur untuk memeriksa bagian prostat disebelah dubur. Ini dilakukan untuk mencari pembengkakan atau kelembutan.

• Pemijatan Prostat
Dengan memijat prostat untuk mengalirkan cairan ke dalam uretra. Cairan ini kemudian dilakukan pemeriskaan dibawah mirkoskop untuk mencari peradangan atau infeksi. Tes atau pengujian ini biasanya dilakukan selama tes atau uji dubur secara digital.

• Sampel Semen
Sampel air manis dites atau diuji di laboratorium dan dianalisis untuk mengetahui bakteri dan sel darah putih.

• Sistoskopi
Tabung tipis dan alat yang fleksibel dimasukkan ke dalam penis dan melalui uretra. Dengan menggunakan perangkat untuk melihat kandung kemih dan saluran kemih untuk perubahan atau penyumbatan struktur.

• Ultrasonografi Transrektal
Transduser tipis dimasukkan ke dalam rektum di sebelah prostat untuk menunjukkan gambar prostat.

• CT Scan
Tes atau pengujian yang menggunakan sinar X dan membuat gambar tubuh yang detail. CT scan menunjukkan detail tulang, otot, lemak dan organ.

Prostat Dan Pengobatannya Harus Dilakukan Secara Efektif


Ketahui prostat dan pengobatannya dengan benar. Bentuk bakteri prostat diobati dengan antimikroba. Prostat akut kemungkinan harus dilakukan pengobatan secara rutin dan efektif sehingga prostat dan pengobatannya dapat diberikan melalui intravena. Setelah terapi awal, penderita prostat dan pengobatannya harus melakukan pengobatan selama 2 minggu hingga 4 minggu.

Prostat bakteri kronis membutuhkan terapi yang lebih lama. Dokter meresepkan prostat dan pengobatannya dengan antimikroba dosis rendah selama 6 bulan untuk mencegah infeksi berulang. Jika penderitanya mengalami kesulitan dalam mengosongkan kandung kemihnya, maka dapat direkomendasikan pengobatan atau operasi untuk memperbaiki penyumbatan.

Pengobatan antimikroba tidak akan membantu mengobati prostat non bakterial. Setiap penderita harus mendapatkan pengobatan yang efektif. Beberapa pengobatan untuk mengendurkan jaringan otot di prostat. Untuk lebih jelasnya hubungi kami di Klinik Utama Gracia dengan menghubungi nomor kami di 081336361555 atau dengan layanan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Mengapa Seorang Pria Alami Prostat Membesar?

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.