Disfungsi seksual pada pria juga dikenal sebagai impotensi atau ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi selama hubungan seksual. Ini adalah kondisi yang sangat umum yang mudah diobati, baik melalui medis seperti obat-obatan atau pompa dan sebagainya atau dengan melalui konsuling atau konsultasi dengan dokter.

Apa Yang Dimaksud Dengan Disfungsi Seksual?

Disfungsi seksual pada pria adalah masalah fisik atau masalah psikologis apapun yang menghalangi pasangan seksual mendapatkan kepuasan seksual. Disfungsi seksual pada pria adalah masalah kesehatan umum yang menyerang pria dari segala usia, akan tetapi lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia. Pengobatan seringkali dapat membantu pria yang menderita disfungsi seksual.

Penyebab Disfungsi Seksual Pada Pria


Ereksi terjadi ketika secara fisik atau mental terangsang. Sesuatu yang dipikirkan, dilihat, dirasakan, dicium atau didengar akan menyebabkan saraf di otak yang memungkinkan pembuluh darah di penis terbuka. Arteri kemungkinan aliran darah memasuki penis sehingga dapat berkembang dalam bentuk dan ukuran. Gangguan pada proses ini dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Ada sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi proses ini dan dibagi dalam 2 faktor diantaranya:

• Penyebab Fisik
 Tingkat hormon testosteron rendah.
 Obat-obatan resep (antidepresan atau obat-obatan tekanan darah tinggi).
 Gangguan pembuluh darah seperti aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan tekanan darah tinggi.
 Stroke atau kerusakan saraf akibat diabetes (kencing manis) atau pembedahan.
 Perokok.
 Pengguna alkohol yang berlebihan dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

• Penyebab Psikologis
 Kekhawatiran mengenai kinerja seksual.
 Masalah hubungan pernikahan.
 Depresi atau perasaan bersalah.
 Efek trauma seksual di masa lalu.
 Stress dan kecemasan terkait pekerjaan.

 

Tanda Tanda Disfungsi Seksual Pada Pria

Tanda tanda disfungsi seksual pria adalah sebagai berikut:
 
• Ereksi yang tidak cukup lama untuk melakukan hubungan seksual.
• Ereksi yang tidak cukup keras untuk melakukan hubungan seksual.
• Ketidakmampuan untuk mencapai ereksi.

Cara Mendiagnosis Disfungsi Seksual


Dokter dapat melakukan mendiagnosis dengan pemeriksaan fisik. Tes atau pengujian fisik dapat meliputi:

• Tes atau pengujia darah untuk melakukan pemeriksaan kadar hormon testosteron, gula darah (untuk diabetes atau kencing manis) dan kolesterol.
• Pemeriksaan tekanan darah.
• Pemeriksaan dubur untuk melakukan pemeriksaan prostat.
• Pemeriksaan penis dan testis.

Tes atau pengujian lain dapat menunjukkan jika memiliki masalah dengan impuls saraf atau aliran darah ke penis. Selain itu dengan menanyakan mengenai gejala dan riwayat medis dan riwayat seksual. Tidak perlu malu untuk mengkonsultasikan masalah Anda dengan dokter. Karena untuk mendapatkan pengobatan terbaik yang dapat direkomendasikan.

Obat-Obatan Ampuh Untuk Disfungsi Seksual Pada Pria


Pada kebanyakan kasus disfungsi seksual dapat diperbaiki dengan melakukan pengobatan masalah mental atau masalah fisik yang menyebabkannya, pengobatannya dapat termasuk:

• Pengobatan yang dapat membantu meningkatkan fungsi seksual dengan meningkatkan aliran darah ke penis. Pengobatan yang aman dan efektif untuk sebagian besar setiap pria.
• Terapi hormon, tingkat hormon testosteron rendah yang muncul oleh terapi penggantian hormon yang mencakup pengobatan intravena.
• Peralatan medis seperti vakum dan implan penis yang dapat membantu beberapa pria dengan disfungsi seksual.

Pengobatan-pengobatan ini bisa didapat di Klinik Utama Gracia. Pengobatan dengan peralatan medis terbaru yang sudah canggih serta modern yang dapat membantu setiap pengobatan yang ada. Selain itu ditangani langsung oleh dokter ahli yang sudah berpengalaman di dalam bidangnya. Untuk infonya bisa hubungi kontak kami di Klinik Utama Gracia dengan nomor 081336361555 atau bisa juga dengan melakukan konsul dibawah ini.

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.