Mengatasi impotensi pria dapat dilakukan dengan mudah secara alami dan mandiri. Peluang masalah impotensi untuk disembuhkan sangat besar. Penyakit impotensi bisa dialami oleh pria dewasa maupun yang masih muda. Hal ini diakibatkan oleh pola hidup atau kebiasaan yang buruk yang sudah dilakukan sejak dini.

Karena itu, salah satu cara mudah mengatasi impotensi pria adalah dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Beberapa cara untuk menjaga organ kelamin tetap berfungsi dengan baik, seperti menghentikan kebiasaan merokok, tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang serta alkohol, dan menurunkan berat badan.

Pengertian Umum Penyakit Impotensi


Impotensi atau biasa disebut disfungsi ereksi merupakan suatu kondisi dimana organ kelamin pria tidak mampu atau bertahan di posisi ereksi. Penyakit impotensi termasuk ke dalam salah satu masalah yang kerap dialami oleh sebagian besar pria. Kebanyakan maslah impotensi akan menyerang pria berusia 40 tahun ke atas, namun tidak menutup kemungkinan dialami oleh pria berusia 20 tahun.

Masalah impotensi biasanya terjadi akibat kurangnya suplai darah dari jantung ke organ kelamin pria. Ketidakmampuan organ kelamin pria dalam mencapai atau mempertahankan ereksi disebabkan oleh banyak hal. Hal-hal yang mempengaruhi sulitnya organ kelamin menerima rangsangan, antara lain depresi, mengalami serangan cemas, luka atau cedera pada organ kelamin, gangguan hormon, dan menyempitnya pembuluh darah menuju kelamin pria.

Baca juga: Impotensi Apakah Bisa Sembuh Total dan Tak Kambuh?

 

Apa yang Menyebabkan Impotensi Pada Pria

Penyebab impotensi dapat diakibatkan oleh tersumbatnya aliran darah menuju organ kelamin pria. Darah yang tersumbat ini akan membuat peredaran darah ke organ kelamin menjadi tidak lancar. Hal inilah yang menyebabkan organ kelamin tidak bisa mengeras dan sulit melakukan ereksi. Sementara pada pria usia muda, impotensi biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:


• Kebiasaan Merokok

Kebiasaan konsumsi rokok yang sudah menjadi konsumsi sejak usia muda akan mempercepat seorang pria mengalami masalah disfungsi ereksi. Timbunan nikotin di dalam tubuh dapat memicu aliran darah menjadi tidak lancar sehingga menyebabkan pria tidak mampu mencapai ereksi.


• Alkohol

Alkohol merupakan salah satu minuman yang sudah banyak digemari oleh anak muda. Namun, ternyata tersimpan bahaya alkohol yang sangat serius. Alkohol bisa menyebabkan komunikasi antara otak dan tubuh menjadi terhambat dan mengakibatkan organ kelamin tidak mampu mencapai ereksi.


• Obat-Obatan Tertentu

Obat yang bisa meningkatkan risiko seorang pria menderita disfungsi ereksi di usia muda adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Obat ini akan mempengaruhi kinerja pembuluh darah dalam mengalirkan darah ke organ vital. Aliran darah bisa terganggu sehingga organ kelamin mengalami kesulitan untuk mencapai ereksi.

Bagaimana Tanda yang Muncul dan Dirasakan?

Gejala utama yang muncul dan dirasakan oleh penderitanya adalah sulitnya organ kelamin mencapat ereksi saat melakukan hubungan seksual. Organ kelamin tidak mampu ereksi meskipun sudah mendapatkan cukup ranngsangan dari pasangan seksual. Sebagian besar pria yang mengalami impotensi merasakan gejala secara teratur dan terus berlanjut. Karena itu, hal ini akan mempengaruhi kondisi psikologis serta emosional penderitanya.
 
Impotensi yang tak kunjung sembuh dapat memicu munculnya gejala lain, seperti rasa malu pada kemampuan diri sendiri, merasa tidak berharga atau tidak pantas, stres, putus asa, hingga kehilangan gairah seksual. Risiko impotensi pada pria bisa meningkat seiring bertambahnya usia. Sementara itu, gejala lebih sering terjadi atau dirasakan oleh pria usia lanjut dibanding pria yang berusia lebih muda.

Diagnosis Dokter Mengenai Masalah Impotensi


Untuk mengetahui cara mengatasi impotensi pria dengan tepat, dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan guna mendapatkan hasil diagnosis dengan tepat. Pertanyaan yang sering diajukan adalah seputar gejala yang dirasakan, riwayat kesehatan fisik maupun psikologis, dan juga apa obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Setelah menanyakan pertanyaan tersebut, dokter bisa melanjutkan pemeriksaan lanjutan, seperti:

• Tes darah, berguna untuk mengetahui kadar testosteron dan mendeteksi penyakit lain.
• Tes urin, dilakukan guna mendeteksi tanda-tanda adanya penyakit diabetes.
• Ultrasonografi atau USG, bertujuan untuk mengetahui tingkat kelancaran aliran darah.
• Elektrokardiogram, berguna untuk mendeteksi adanya gangguan pada organ jantung.

Bebebapa Cara Penanganan Impotensi Pada Pria

Cara mengatasi impotensi pria dapat dilakukan bergantung pada penyebab yang diketahui melalui hasil diagnosis dokter. Impotensi yang disebabkan oleh faktor psikis, seperti diabetes bisa diatasi dengan memberikan penanganan terhadap kedua kondisi tersebut. Sementara itu, jika diakibatkan oleh gangguan psikologis, maka cara mengatasi impotensi pria adalah dengan melakukan konseling bersama psikolog atau psikiater.
 
Penanganan impotensi sebaiknya juga disetai dengan penerapan pada pola hidup menjadi lebih sehat. Cara mengatasi impotensi pria dengan mudah bisa dilakukan dengan mengubah pola hidup, seperti berolahraga dengan teratur, konsumsi makanan sehat, menghentikan kebiasaan merokok, tidak menggunakan obat-obatan terlarang, turunkan berat badan jika obesitas, dan hindari konsumsi alkohol yang berlebih.
 
Salah satu cara mengatasi impotensi pria yang dianjurkan, yakni senam kegel. Senam kegel dapat membantu memperkuat dan merelaksasikan otot-otot panggul. Jika penanganan secara alami masih menyebabkan gejala lebih lanjut, dokter biasanya akan memberikan obat hingga melakukan prosedur operasi. Dalam mengatasi impotensi pria, beberapa hal yang dokter lakukan, seperti injeksi hormon testosteron, pompa vakum, dan tindak operasi.

Segera Konsultasikan dengan Klinik Utama Gracia


Mengatasi impotensi pria bisa Anda lakukan bersama dokter ahli di Klinik Utama Gracia. Klinik Utama Gracia sudah terpercaya dalam menyembuhkan berbagai penyakit kelamin. Sudah banyak pasien yang berhasil sembuh karena mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Segera lakukan konsultasi mengenai masalah Anda atau hubungi hotline Kami di nomor 081336361555 untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: Simak Tips Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi Pada Pria

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.