Tahukah Anda bahwa disfungsi ereksi adalah sebuah gangguan yang berkaitan dengan fungsi seksual pada pria? Biasanya, gangguan ini terjadi pada pria dengan usia lebih tua, namun tak jarang juga pria muda mengalami hal tersebut, lalu bagaimanakah ciri-cirinya?

Sebelum membahas lebih dalam perlu Anda ketahui bahwa tidak banyak pria yang mengetahui bahwa disfungsi ereksi adalah kondisi yang harus diwaspadai keberadaannya. Karena kondisi ini dapat menjadi penyebab terganggunya aktivitas seksual dan menjadi penyebab rusaknya keharmonisan dengan pasangan.

Sehingga penting bagi pria dengan segala usia agar mengetahui lebih banyak lagi informasi mengenai gangguan seksual terutama disfungsi ereksi. Karena, informasi dan pengetahuan dini tentang gangguan seksual dapat menjadi bentuk pencegahan sebelum terjadi komplikasi.

Apa Itu Disfungsi Ereksi?


Disfungsi ereksi adalah impotensi dimana gangguan seksual yang terjadi pada pria yang dikenal juga dengan sebutan impotensi. Kondisi ini ditandai dengan ketidakmampuan pria untuk memulai ataupun mempertahankan ereksi penis ketika berhubungan seksual.

Banyak yang berpikir, bahwa disfungsi ereksi adalah kondisi yang sama dengan infertilitas atau ketidak suburan. Padahal, ini merupakan dua kondisi yang berbeda. Namun, disfungsi ereksi dapat menjadi penyebab pria mengalami infertilitas.

Baca Juga: Tempat Penyembuhan Impotensi Di Jakarta

Umumnya, kondisi ini sering menyerang pria dengan usia lebih dewasa atau pria dengan usia yang lebih tua. Karena, banyak faktor yang sering menyebabkan pria dewasa mengalami gangguan seksual ini dan biasanya terjadi, karena adanya penyakit tertentu yang berkaitan dengan kelancaran aliran darah.

Seperti yang kita ketahui, bahwa ereksi sangat penting bagi pria ketika berhubungan seksual. Ereksi penis sangat erat kaitannya dengan kelancaran darah menuju penis. Jadi, jika terdapat gangguan yang mempengaruhi kelancaran aliran darah menuju penis, maka ini menjadi masalah dan penyebab disfungsi ereksi pada seorang pria.

Apa yang Menyebabkan Pria Menderita Disfungsi Ereksi?




Images by: Mycanadianpharmacypro

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa pria dewasa biasanya mengalami disfungsi ereksi disebabkan oleh berbagai jenis penyakit tertentu, seperti hipertensi, diabetes, jantung, prostat, pola hidup buruk seperti merokok, minum-minuman beralkohol dan bisa disebabkan oleh jenis penyakit lainnya.

Kondisi lain yang menjadi penyebab seorang pria mengalami disfungsi ereksi sering terjadi, karena adanya gangguan hormon ataupun masalah psikologis. Seringnya, gangguan psikologis menjadi penyebab disfungsi ereksi pada pria muda.

Depresi dan rasa cemas, serta stress yang berlebihan menjadi penyebab pria mengalami disfungsi ereksi. Biasanya, pria dengan kondisi ini tidak dapat berkonsentrasi ketika berhubungan seksual dan mengakibatkan mereka sulit untuk memulai ereksi meskipun sudah mendapatkan rangsangan seksual.

Baca Juga: Suami Impotensi? Ini Cara Mengatasinya

Dan seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa gaya hidup yang buruk, seperti merokok, mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang bisa menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi. Zat kimia yang terkandung pada rokok ataupun alkohol dapat menyebabkan tersumbat nya aliran darah terutama menuju penis.

Sehingga, kondisi ini akan menyebabkan pria sulit untuk memulai bahkan mempertahankan ereksi penis ketika berhubungan seksual. Obesitas atau kelebihan berat badan juga dapat menjadi penyebab pria menderita disfungsi ereksi.



Disfungsi Ereksi Adalah Gangguan Seksual Pada Pria, Ini Ciri-Cirinya



Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa disfungsi ereksi adalah gangguan seksual yang ditandai dengan sulitnya untuk memulai dan mempertahankan ereksi penis.

Maka itu, jika Anda kesulitan untuk memulai ereksi ketika berhubungan seksual sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan dengan dokter karena merupakan salah satu ciri-ciri impotensi. Karena, kondisi seperti ini tidak dapat dibiarkan terus menerus tanpa adanya penanganan.

Anda juga bisa mengetahui bahwa Anda mengalami disfungsi ereksi ketika Anda tidak mampu untuk mempertahankan ereksi ketika melakukan penetrasi. Biasanya, pria akan mudah untuk memulai ereksi, namun ereksi tersebut tidak dapat bertahan dalam waktu yang lama.

Jika Anda sering mengalami kondisi seperti ini saat berhubungan seksual, maka segera lakukan pemeriksaan dengan dokter sebelum kondisi Anda semakin buruk.


Lalu, Apakah Disfungsi Ereksi Berbahaya Bagi Pria?

Sebenarnya, disfungsi ereksi adalah gangguan seksual yang tidak memiliki bahaya. Namun, jika terus menerus dibiarkan tanpa adanya penanganan dari dokter, maka Anda berisiko untuk mengalami gangguan seksual jenis lainnya.

Baca Juga: 7 Kelainan Pada Sistem Reproduksi Salah Satunya Impotensi

Apabila Anda mengalami disfungsi ereksi dan tidak mengatasinya sedini mungkin, maka Anda berisiko untuk menderita ejakulasi dini dan lemah syahwat. Jika Anda menderita ketiga jenis gangguan seksual ini, maka dapat dipastikan ini sangat berbahaya dan menyebabkan Anda untuk mengalami infertilitas.

 


Apakah Disfungsi Ereksi Dapat Dicegah? Bagaimana Caranya?


Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah disfungsi ereksi. Biasanya, cara untuk mencegah disfungsi ereksi adalah dengan menghindari berbagai faktor yang menjadi penyebab terjadinya gangguan seksual ini.

Sebaiknya, Anda memulai hidup sehat dengan memperbaiki pola hidup sehat dengan cara tidak merokok, mengkonsumsi alkohol, melakukan olahraga secara rutin, mengkonsumsi makanan serta vitamin yang dapat menambah stamina tubuh Anda.

Olahraga rutin dan teratur menjadi salah satu langkah pencegahan yang sangat tepat untuk Anda lakukan. Anda bisa melakukan olahraga, seperti berlari, berenang, melakukan senam kegel, dan banyak aktivitas olahraga lainnya yang dapat membantu melancarkan sistem aliran darah terutama menuju Mr P.



Hasil Presentasi Disfungsi Ereksi Pada Pria Menurut Penelitian

Images by: Klinikginekologi.net

Mari kita mulai dengan dua survei yang sangat dihormati dan sering dikutip oleh para peneliti di National Opinion Research Centre Universitas Chicago yang Kami kutip dari situs psychologytoday.

Pada tahun 1992, mereka meminta sampel yang representatif yang diteliti dari 1.410 pria berusia 18 hingga 59 tahun yang mengalami masalah disfungsi ereksi, dan pada tahun 2006, mereka menanyakan kelompok perwakilan lain dari 1.455 pria berusia 57 hingga 85 tahun:

Jadi seperti yang telah dijelaskan di awal bahwa masalah disfungsi ereksi adalah terkait dengan usia, jadi kita akan mengharapkan peningkatan insidensi dengan bertambahnya usia dan hasil gabungan kedua studi ini dengan jelas menunjukkan hal ini.

Sekarang perhatikan grafik presentasi berwarna kuning pria berusia 50 hingga 59 tahun, pria tertua dalam survei tahun 1992, dan mereka yang berusia 57 hingga 64 tahun dengan grafik berwarna biru.

Sedangkan pria dengan usia 18 hingga 29 tahun dengan warna grafik biru tua juga bisa mengalami masalah kesulitan ereksi, namun pada intinya dalam kebanyakan kasus pria dengan usia 75 hingga 85 tahun lebih sering mengalami masalah disfungsi ereksi adalah.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa masalah disfungsi ereksi adalah dapat berkembang tiba-tiba pada pria yang dirawat karena kanker prostat, atau di antara mereka yang menggunakan obat-obatan tertentu

Namun, dalam kebanyakan kasus pria yang mengembangkan disfungsi ereksi tiba-tiba hanya mewakili sebagian kecil dari populasi pria paruh baya dan pada sebagian besar pria, DE berkembang secara bertahap beberapa tahun kemudian.


Bagaimana Langkah Pengobatan Disfungsi Ereksi Dengan Tepat?


Untuk mengobati disfungsi ereksi tidak boleh melakukan dengan cara sembarangan. Langkah pengobatan disfungsi ereksi adalah kondisi yang harus diperhatikan dan dilakukan dengan bantuan dokter ahli andrologi di Klinik Utama Gracia.

Biasanya, pengobatan disfungsi ereksi dilakukan sesuai dengan faktor yang menyebabkan Anda mengalami kondisi Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui tingkat keparahan yang sedang Anda alami.

Sehingga, dokter lebih mudah untuk memberikan Anda obat bahkan tindakan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda, lalu dimanakah saya bisa menjalani pengobatan disfungsi ereksi?

Kami akan merekomendasikan Anda untuk menjalani pengobatan atau perawatan disfungsi ereksi di Klinik Utama Gracia, karena merupakan salah satu Klinik Spesialis Andrologi yang berpengalaman dibidangnya dan Anda dapat memanfaatkan layanan konsultasi online gratis dengan mengklik tombol chat online di atas ini.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.