Saat ini, banyak pria muda yang kesulitan untuk memulai ereksi ketika berhubungan seks. Lalu, apa sebenarnya penyebab disfungsi ereksi usia muda? Apakah ini sebuah kondisi yang serius? dan mungkinkan disfungsi ereksi bisa disembuhkan secara total?

Jika berbicara tentang masalah disfungsi ereksi, mungkin banyak pria yang sudah tidak asing dengan gangguan seksual ini. Namun, masih banyak pria diluar sana yang tak menyadari bahwa masalah disfungsi ereksi bisa menyerang pria dengan usia yang lebih muda.

Karena, sejauh ini masalah disfungsi ereksi diketahui hanya menyerang pria dengan usia lebih lanjut. Lalu, apa penyebab disfungsi ereksi usia muda? Simak penjelasannya melalui artikel berikut ini.

Penelitian Tentang Disfungsi Ereksi Di Usia Muda


Disfungsi ereksi (DE) adalah sebuah gangguan seksual yang dikenal juga dengan sebutan impotensi. Kondisi ini akan ditandai dengan sulitnya seorang pria untuk memulai ereksi Mr P ketika ingin melakukan hubungan seksual ataupun ketika melakukan masturbasi

Dan perlu Anda ketahui bahwa masalah disfungsi ereksi bukan sebuah penyakit melainkan sebuah gangguan seksual yang bisa disembuhkan bila melakukan pengobatan dan perawatan yang tepat di Klinik Utama Gracia.

Menurut sebuah penelitian di Journal of Sexual Medicine edisi Juli 2013 yang Kami kutip dari situs Healthline menunjukkan bahwa DE lebih umum di kalangan pria yang lebih muda daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Baca Juga: Cara Menyembuhkan Ejakulasi Dini Agar Tak Dijauhi Istri

Bahkan peneliti menemukan bahwa masalah Disfungsi ereksi bisa mempengaruhi 26% pria dewasa di bawah usia 40 tahun dan menurut penelitian hampir setengah dari pria muda ini menderita Disfungsi ereksi dengan tingkat berat.

Angka itu sebanding dengan apa yang dialami oleh pria yang lebih tua. Para peneliti juga mencatat bahwa pasien ED yang lebih muda lebih mungkin dibandingkan pria yang lebih tua dengan ED untuk merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang.

Baca Juga: 7 Kelainan Pada Sistem Reproduksi Pria Salah Satunya Impotensi

Sedangkan banyak pria dengan usia di atas 40 tahun rentan untuk mengalami disfungsi ereksi. Hal ini sering terjadi, dipengaruhi oleh berbagai jenis penyakit yang mempengaruhi ereksi Mr P. Namun, gangguan seksual ini juga dapat menyerang pria dengan usia muda.

Pada umumnya, banyak pria yang tidak menyadari bahwa disfungsi ereksi usia muda mungkin saja menyerang mereka. Hal ini sering tidak disadari oleh banyak pria dan biasanya mereka selalu berpikir bahwa ini adalah kondisi yang normal.

Untuk itu, jangan pernah menganggap remeh disfungsi ereksi usia muda yang mungkin Anda derita. Hindari apa saja faktor yang dapat menyebabkan Anda untuk mengalami gangguan seksual ini.

 

 

Ternyata, Inilah 3 Penyebab Disfungsi Ereksi Usia Muda

Tahukah Anda bahwa disfungsi ereksi selalu berkaitan dengan sistem syaraf dan aliran darah. Beberapa penyebab pria muda mengalami gangguan seksual ini selalu disebabkan oleh kondisi yang mengakibatkan terganggunya kelancaran aliran darah, seperti berikut ini:


1. Depresi Dan Stress

Penyebab disfungsi ereksi usia muda sangat sering disebabkan oleh gangguan psikologis dan hal ini meliputi perasaan stress hingga depresi yang sangat mempengaruhi ereksi ketika hendak melakukan hubungan seksual.

Biasanya, pria yang memiliki masalah dengan pekerjaan atau masalah dalam hubungan rumah tangganya akan mempengaruhi seseorang dalam psikologis yang berdampak pada aktivitas seksual.
Karena seorang pria membutuhkan konsentrasi dalam melakukan hubungan seksual dan hal ini akan terganggu apabila Anda memiliki masalah, seperti stress maupun masalah depresi.

Baca Juga: 4 Penyebab Impotensi yang Sering Diabaikan Pria

2. Pola Hidup yang Buruk

Seperti yang kita ketahui, mungkin pada pria muda yang tidak pernah memperhatikan kesehatan tubuhnya. Pria dengan usia lebih muda lebih cenderung memiliki pola hidup yang buruk seperti begadang, olahraga yang tidak teratur dan mengkonsumsi rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang.

Kondisi seperti ini sangat berbahaya dan menjadi penyebab utama disfungsi ereksi usia muda. Karena berbagai jenis zat kimia yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan tersumbat nya pembuluh darah yang berkaitan dengan syaraf pada Mr P.

Sehingga, menyebabkan terganggunya kelancaran aliran darah yang menuju ke Mr P sehingga mengakibatkan seorang pria kesulitan untuk memulai dan mencapai ereksi saat berhubungan seks.

3. Penyakit Tertentu

Ada beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan seorang pria muda mengalami disfungsi ereksi. Kondisi ini sering terjadi pada pria penderita penyakit, seperti diabetes, hipertensi dan beberapa jenis penyakit yang mempengaruhi kelancaran aliran darah.

Beberapa jenis penyakit ini sering menyebabkan gangguan pada pembuluh darah yang berkaitan dengan syaraf yang berada di sekitar Mr P, sehingga menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi usia muda.


Ciri-Ciri Pria Muda Mengalami Disfungsi Ereksi


Seorang pria muda maupun pria dewasa maupun tua yang mengalami disfungsi ereksi akan ditandai dengan ciri-ciri kesulitan untuk memulai ereksi ketika ingin berhubungan seksual, meskipun sudah mendapatkan rangsangan seksual yang maksimal. Kondisi lain yang dapat menjadi tanda pria mengalami impotensi adalah:

Kesulitan untuk mempertahankan ereksi Mr P dalam waktu yang lama. Biasanya, pria akan mendapatkan ereksi hanya dalam waktu beberapa detik dan sulit untuk memulai kembali ereksinya ketika ingin melakukan penetrasi seksual.

Baca Juga: Ciri Ciri Impotensi Pada Wanita yang Jarang Diketahui Pria

Jika Anda mengalami kondisi seperti ini, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan sedini mungkin dengan dokter. Jangan pernah mengabaikan dan membiarkan kondisi ini terus menerus berlanjut tanpa adanya penanganan apapun.


Bagaimana Cara Mencegah Disfungsi Ereksi Di Usia Muda?


Untuk mencegah terjadinya gangguan seksual ini, ada baiknya Anda mulai rutin melakukan olahraga dan menghindari berbagai faktor yang dapat menyebabkan Anda mengalami disfungsi ereksi, seperti kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minumam alkohol.

Mulailah hidup sehat dengan berolahraga secara rutin, seperti berenang, berlari, serta mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat untuk membantu meningkatkan stamina Anda dan memperlancar aliran darah menuju Mr P yang sangat berguna dalam proses ereksi.

Apakah Disfungsi Ereksi Bisa Disembuhkan?

Banyak pria muda yang menderita gangguan seksual ini dan khawatir apakah gangguan seksual yang mereka derita bisa disembuhkan?

Sebenarnya, disfungsi ereksi atau impotensi dapat disembuhkan apabila mendapatkan penanganan sedini mungkin dan pengobatan sesuai dengan penyebab Anda mengalami kondisi ini.

Jangan pernah melakukan pengobatan dengan cara yang salah untuk mengobati disfungsi ereksi usia muda dan jangan mengkonsumsi obat-obatan yang bebas dijual di pasaran tanpa adanya resep dari dokter karena mungkin bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda.

Karena, hal ini dapat menyebabkan komplikasi dan kondisi yang semakin buruk pada pria yang menderita gangguan seksual ini, sehingga lakukan pengobatan disfungsi ereksi usia muda dengan bantuan dokter ahli andrologi di Klinik Utama Gracia.


Inilah Langkah Pengobatan Disfungsi Ereksi Di Usia Muda yang Sangat Tepat


Langkah tepat untuk mengobati disfungsi ereksi adalah dengan melakukan pemeriksaan sedini mungkin ketika Anda mengalami kesulitan ereksi satu hingga dua kali selama riwayat berhubungan seks. Pemeriksaan di awal dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi buruk.

Sebaiknya, Anda melakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan bantuan dokter ahli andrologi yang sudah berpengalaman dalam membantu proses pengobatan yang sesuai dengan penyebab dan tingkat keparahan yang Anda derita.

Nah, jika Anda salah satu penderita disfungsi ereksi usia muda atau masalah impotensi maka segera periksakan diri Anda dengan dokter ahli andrologi di Klinik Utama Gracia. Anda bisa menghubungi tim medis Kami di Klinik Utama Gracia atau konsultasikan keluhan Anda melalui tombol konsultasi online di atas ini.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.