Impoten adalah masalah erectile disfunction (disfungsi ereksi) yang dialami oleh kaum pria. Keadaan ini membuat seorang pria menjadi sulit terangsang terhadap stimulasi seksual atau kesulitan merasakan sensasi pada saat bercinta dengan pasangan seksualnya.

Impoten adalah kelainan yang dibenci oleh pria maupun wanita yang menjadi pasangan hidupnya. Pria yang mengalami impoten atau yang dalam bahasa sehari-harinya dikenal dengan istilah lemah syahwat ini cenderung tidak tertarik pada aktivitas-aktivitas seksual. Atau memiliki ketertarikan namun dengan tingkat yang relatif rendah.

Pria impoten ditandai dengan penis yang loyo atau tidak ereksi dengan sempurna pada saat berhubungan intim. Mengapa bisa begitu? Hal ini terkait pada masalah libido.

Apa itu libido? Libido adalah energi psiksis yang dimiliki seseorang sebagai wujud dari nafsu atau gairah seksual. Pria yang mengalami impoten bisa dipastikan memiliki tingkat libido yang rendah.

 
 

Kenali Jenis-Jenis Impotensi

Impotensi ternyata ada banyak jenisnya. Jenis-jenis impotensi ini digolongkn berdasarkan faktor penyebabnya. Apa saja? Simak kategori impotensi berikut ini:

  • Impotensi Fungsional

Disebabkan oleh kondisi kesehatan tubuh, misalnya hipertensi, hipotensi, atau diabetes. Penderita impotensi fungsional menunjukkan bahwa  ada bagian tubuh yang tidak berfungsi dengan baik (abnormal) sehingga menyulitkan untuk mencapai ereksi karena aliran dan jumlah darah yang masuk ke penis tidak mencukupi.

  • impotensi psikosomatis


Sesuai namanya, impotensi ini terkait pada kondisi mental. Impotensi psikosomatik dapat terjadi akibat rasa cemas atau khawatir dan traumatis.

  • Impotensi Arteriogenik

Penyebabnya adalah gangguan aliran darah pada arteri yang menuju penis. Impotensi arteriogenik terjadi pada penderita diabetes, hipertensi, atau karena trauma.
 
  • Impotensi Neurogenik

Gangguan syaraf penis adalah penyebab dari impotensi neurogenik ini. Gangguan atau kerusakan syaraf ini dapat terjadi apabila seseorang pernah mengalami cedera, infeksi, dan trauma.

  • Impotensi Hormonal

Penurunan kadar hormon testosteron menjadi pemicu utama impotensi ini. Biasanya usia merupakan faktor penyumbang penyebab impotensi hormonal.

 
 
  • Impotensi Psikogenik

Terjadi karena pengaruh suasana hati (mood).

Siapa yang Dapat Mengalami Impotensi?

Banyak yang berpendapat bahwa impotensi hanya dialami oleh pria yang telah berusia tua, padahal kenyataannya impotensi dapat terjadi pada pria berusia muda, bahkan pada mereka yang baru pertama kali berhubungan seks.

Impoten yang dialami pria pada saat pertama kali berhubungan seks ini secara bertahap akan berangsur-angsur normal sehingga pada hubungan intim berikutnya ereksi dapat dicapai. Hal inilah yang membuat impoten sering diabaikan.

Apakah Impoten Tidak Berbahaya Jika Dibiarkan?

Jangan anggap sepele impotensi yang Anda alami karena disfungsi ereksi ini dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Apa saja gangguan kesehatan tersebut?

  • Masalah pada sistem kardiovaskular

Disfungsi ereksi merupakan parameter adanya permasalahan pada sistem kardiovaskular.

  • Aterosklerosis

Aterosklerosis terjadi karena penumpukan plak di bagian arteri, sehingga aliran darah ke seluruh tubuh akan terhambat. Penis sendiri merupakan organ yang berisi pembuluh darah terkecil jika dibandingkan dengan organ tubuh lainnya.

Peredaran darah yang buruk di area penis ini dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung.

  • Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi berkaitan derat dengan kardiovaskular.

  • Diabetes

Diabetes atau penyakit gula darah merupakan penyakit sistemik yang berpengaruh banyak pada berbagai proses normal di dalam tubuh.
 
 
 
Impoten adalah disfungsi organ vital pria yang perlu diobati karena dampak yang ditimbulkannya tergolong sangat serius. Anda ingin sembuh dari impoten? Itu harus. Kami anjurkan anda untuk menjalani pengobatan di Klinik Utama Gracia yang memang memiliki spesifikasi untuk andrologi, ginekologi, dan penyakit kelamin.