Analisa sperma suami memang sangatlah dibutuhkan terutama jika Anda belum dikaruniai keturunan setelah umur pernikahan melebihi satu tahun, karena dengan analisa sperma suami dapat diketahui apakah sperma suami Anda sehat ataupun tidak.

Analisa sperma juga dikenal sebagai tes hitungan sperma adalah menganalisa kesehatan dan kelangsungan hidup sperma pada pria. Semen adalah cairan yang mengandung sperma (ditambah zat gula dan protein lainnya) yang dilepaskan saat pria mengalami ejakulasi. Dan perlu Anda ketahui bahwa analisa sperma menunjukkan tiga faktor utama kesehatan sperma:

A. Jumlah sperma
B. Bentuk sperma
C. Pergerakan sperma, juga dikenal sebagai "motilitas sperma"

Biasanya dokter akan melakukan dua atau tiga analisis sperma terpisah untuk mendapatkan hasil yang tepat tentang kesehatan sperma.
Menurut American Association for Clinical Chemistry (AACC) , analisa sperma harus dilakukan setidaknya tujuh hari secara terpisah selama dua sampai tiga bulan dan biasanya jumlah sperma bisa bervariasi setiap hari, sehingga mengambil sampel sperma rata-rata bisa memberikan hasil yang paling konklusif.

Bagaimana Analisa Sperma Dilakukan?
Biasanya Suami Anda harus memberi sampel air sperma kepada dokter untuk analisis air sperma. Ada empat cara utama untuk mengumpulkan sampel air mani seperti:

A. Masturbasi
B. Seks dengan kondom
C. Seks dengan penarikan diri sebelum ejakulasi

Namun, masturbasi dianggap sebagai cara yang terbaik untuk mendapatkan sampel sperma yang bersih.


7 Ciri Analisa Sperma Suami yang Bisa Memberikan Anak


Biasanya saat dokter mengulas hasil tes analisis sperma, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Analisis setelah vasektomi mencari adanya sperma, namun analisis untuk mencari masalah kesuburan jauh lebih mendalam, dan berikut dibawah ini adalah beberapa ciri sperma suami yang bisa memberikan anak.

1. Bentuk Sperma
Ciri sperma sehat pertama adalah memiliki bentuk sperma yang normal biasanya lebih dari 50 % sperma berbentuk. Jika seorang pria memiliki lebih dari 50 % sperma yang berbentuk tidak normal, maka dapat mengurangi kesuburannya, sehingga dapat menyulitkan seorang istri untuk hamil dan memiliki anak.

Namun, bentuk sperma ini harus di tes di laboratorium sehingga dapat mengidentifikasi kelainan pada kepala sperma, bagian tengah tubuh, atau ekor. Ini juga mungkin sperma bisa jadi tidak matang dan karena itu tidak mampu secara efektif membuahi sel telur.

2. Gerakan Sperma
Ciri sperma sehat yang kedua adalah gerakan sperma yang normal harus lebih dari 50 % sperma bergerak normal satu jam setelah ejakulasi.

Karena gerakan sperma, atau motilitas, penting untuk kesuburan karena sperma harus melakukan perjalanan untuk membuahi sel telur. Sistem otomatis menganalisis sperma untuk pergerakan dan menilai mereka pada skala 0 sampai 4. Skor 0 berarti sperma tidak bergerak, dan skor 3 atau 4 merupakan gerakan yang baik, sehingga dapat disimpulkan semakin cepat gerakan sperma bisa membuat istri hamil.

3. Tingkat PH
Tahukah Anda bahwa tingkat PH sperma sehat antara 7,2 dan 7,8 untuk mencapai hasil normal. Karena tingkat pH yang lebih tinggi dari 8,0 dapat mengindikasikan sperma memiliki masalah seperti adanya infeksi, dan jika hasilnya kurang dari 7,0 dapat mengindikasikan spesimen terkontaminasi atau saluran ejakulasi pria diblokir.

4. Volume Sperma
Volume sperma untuk hasil normal harus lebih besar dari 2 milimeter, karena volume sperma yang rendah bisa mengindikasikan jumlah sperma yang rendah untuk membuahi sel telur. Volume sperma yang berlebih juga bisa berarti jumlah sperma keluar lebih encer.

5. Tingkat Mencair Sperma


Untuk mengetahui tingkat mencair sperma maka memerlukan waktu 15 sampai 30 menit setelah sperma keluar sebelum sperma mencair.
Biasanya cairan sperma yang keluar awalnya kental dan kemampuannya untuk mencairkan, atau beralih ke konsistensi yang encer dapat membantu sperma bergerak. Jika air sperma tidak mencair dalam 15 sampai 30 menit, maka kesuburan bisa terpengaruh.

6. Jumlah sperma
Tahukah Anda bahwa jumlah sperma dalam analisis semen normal harus antara 20 juta sampai lebih dari 200 juta. Hasil ini juga dikenal sebagai kepadatan sperma, karena jika jumlah ini rendah maka bisa menyebabkan wanita sulit untuk hamil.

7. Warna Sperma
Biasanya sperma sehat harus berwarna putih, kental sampai abu-abu, karena semen yang memiliki warna merah-coklat bisa mengindikasikan adanya darah sedangkan warna kuning bisa mengindikasikan sakit kuning atau menjadi efek samping obat.



Itulah tadi berbagai macam analisa sperma yang bisa menjadi tanda sperma sehat dan tidak dan semoga saja yah artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda, misalkan ada baiknya Anda memeriksakan sperma suami Anda ke tempat yang terpecaya.