Sudah dapat dipastikan hampir sebagian besar wanita yang belum menikah pasti akan menjaga keperawanannya sampai ia menikah nanti, tentu hal tersebut dilakukan karena ingin menjaga nama baik keluarga dan kesucian.

Karena menurut banyak wanita keperawanan mereka sangatlah berarti dan dapat dikatakan tidak dapat dinilai dengan uang, walaupun terkadang ada beberapa wanita di luar sana yang rela menjual keperawanan demi uang.

Berbicara mengenai keperawanan pastinya berhubungan dengan selaput dara (Hymen) adalah selaput tipis yang mengelilingi pembukaan pada Miss V dan selaput dara ada untuk melindungi lubang pada Miss V. Sehingga selaput dara dapat dikatakan sebagai simbol kesucian pada wanita.

Apakah Selaput Dara Bisa Robek Akibat Aktivitas Lain?
Mungkin banyak masyarakat awam yang akan mengira selaput dara wanita akan robek dan meregang karena aktivitas seks saja akan tetapi selaput dara wanita bisa saja robek karena aktivitas lainnya.

Seperti menyisipkan beberapa jari atau mainan seks ke dalam Miss V, kegiatan non seksual seperti senam (melakukan split), menunggang kuda, atau terlibat dalam kegiatan fisik lainnya dan menggunakan tampon.

Apakah Semua Selaput Dara yang Belum Robek Akan Mengeluarkan Darah?


Perlu Anda ketahui bahwa selaput dara perawan tidak selalu robek dan berdarah setelah hubungan seksual, namun sebagian besar wanita pasti akan mengalami perdarahan akibat penetrasi saat pertama kali berhubungan seks.

Penelitian mengatakan hanya 43% wanita yang melakukan hubungan seks pertama mereka temui pendarahan. Jadi apa yang terjadi dengan yang lain 57%? Apakah mereka masih perawan? tentu saja tidak karena keperawanan diartikan belum pernah berhubungan seksual.

Bagaimana Bentuk Selaput Dara yang Belum Robek


Biasanya bentuk selaput dara yang belum robek bisa dilihat dengan mata telanjang dengan cara langsung dan biasanya pada gadis yang masih perawan Miss V akan terlihat masih rapat dan jika pada wanita yang sudah tidak perawan akan terlihat longgaran pada Miss V dan bibir Miss V.

Biasanya juga pada wanita yang masih memiliki selaput dara yang robek ketika malam pertama melakukan hubungan badan dengan suaminya maka sang suami akan merasa kesulitan saat melakukan penetrasi.

Namun, perlu Anda ketahui juga bahwa Jika mencoba tes dengan melihat selaput dara secara langsung belum menjamin wanita tersebut masih perawan, karena pada dasarnya ketebalan Hymen pada setiap wanita itu berbeda-beda.

Cara Melihat Selaput Dara Dengan Bantuan Senter dan Kaca
Jika Anda penasaran dengan bentuk selaput dara Anda maka Anda dapat menggunakan batuan lampu senter dan cermin untuk melihat ke dalam saluran Miss V Anda.
Caranya adalah posisi kan cermin di antara kaki Anda sehingga Anda dapat melihat Miss V dan perlahan-lahan Anda bisa menyebarkan bibir Miss V dengan jari dari vulva (dikenal sebagai labia minora dan labia majora).

Jika Anda tidak dapat melihat ke dalam saluran Miss V Anda maka gunakan senter untuk menerangi daerah Miss V (meskipun ini bisa rumit ketika mencoba untuk memegang cermin dan labium Anda terpisah). Jika ada lapisan tipis kulit dengan lubang kecil (atau lubang) ini berarti selaput dara Anda kemungkinan besar masih utuh.

Jika Anda perhatikan ada sedikit bekas bagian kulit rusak sekitar liang Miss V, Anda mungkin sudah diregangkan atau rusak selaput dara Anda, Namun Anda tidak ada perlu panik atau takut. Banyak wanita dilahirkan dengan hymens berlubang. Memiliki selaput dara yang sudah rusak atau berlubang benar-benar normal dan alami.

Jika Anda melihat ada jejak kecil dari kulit yang rusak sekitar Miss V, maka Anda tidak ada perlu panik dan takut jika Anda belum pernah melakukan hubungan seksual, karena Anda masih tetap perawan karena banyak wanita dilahirkan dengan hymens berlubang karena hymen terdapat banyak jenis.



Itulah tadi berbagai macam pembahasan mengenai bentuk selaput dara yang belum robek dan misalkan Anda masih ragu apakah selaput dara Anda masih utuh atau tidak maka bisa konsultasikan kepada Kami di Klinik Utama Gracia.